Imlek, Sampah di Meranti Berserakan di Mana-mana

Redaksi Redaksi
Imlek, Sampah di Meranti Berserakan di Mana-mana
azw/riaueditor.com
Imlek, Sampah di Meranti Tak Terkontrol.
SELATPANJANG, riaueditor.com- Meskipun pemerintah daerah sudah sering mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya masyarakat Tionghua agar bisa menjaga kebersihan ketika menggelar perang air pada perayaan Imlek, namun hal itu tidak berdampak sedikitpun. Dimana usai digelar perang air terlihat masih banyak sampah yang berserakan di Jalanan.
 
Pantauan di lapangan, sejak mulainya Imlek yang digelar sejak tanggal 19 s/d 24 Februari ini, setiap hari di sepanjang Jalan Raya digelar perang air hingga terjadi tumpukan sampah seperti di Jalan Kartini, Jalan Imam Bonjol, A Yani, Jalan Tebingtinggi, dan Jalan Diponegoro.
 
Tampak jelas, Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti yang sebelumnya indah, namun kini kotor dengan sampah yang berserakan dimana-mana.
 
"Kalau masalah sampah di Jalan Selatpanjang ini ya sama seperti tahun sebelumnya, tidak ada perubahan. Dimana usai digelarnya perang air pasti sampah berserakan," sebut Iwin (24) salah seorang warga kepada wartawan.
 
Diakuinya bahwa, tampak jelas kurangnya kesadaran dari masyarakat yang merayakan Imlek itu sendiri. Yang seharusnya mereka menjaga kebersihan pada hari raya mereka, tetapi malah sebaliknya.
 
"Saya berharap pemerintah daerah yang terlibat langsung sebagai panitia penyelenggara pesta Imlek bertanggung jawab menangani kebersihan kota dari tumpukan sampah berserakan ini, jangan sampai kota Selatpanjang ini dicap sebagai kota kumuh oleh para pendatang," tandasnya.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini