DLHK Riau Masuk Angin, Balai Gakkum LHK Wilayah Sumatera akan Turunkan Tim

Redaksi Redaksi
DLHK Riau Masuk Angin, Balai Gakkum LHK Wilayah Sumatera akan Turunkan Tim
riaueditor.com
2 unit eksavator di lokasi perambahan yang tak disita petugas.

PEKANBARU, riaueditor.com - Kepala Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutànan (LHK) Wilayah Sumatera, Edward Hutapea, mengaku hingga saat ini belum mengetahui adanya perambahan hutan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) persisnya di kilometer 81 desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, Riau. Ia berjanji akan mempertanyakan hal itu ke DLHK Riau.

"Saya belum tahu, saya akan koordinasi terlebih dahulu dengan Dinas LHK Riau. Kemungkinan minggu depan tim kita akan turun ke sana untuk mengecek informasi tersebut," ucapnya menjawab wartawan via selularnya saat dikonfirmasi terkait tindaklanjut atas sikap Dinas LHK Riau yang terkesan melakukan pembiaran terhadap perambahan hutan di kawasan hutan yang dilindungi tersebut, Jumat (26/04/19).

Kepala Balai Gakkum LHK Wilayah Sumatera itu mengatakan, saat ini dirinya tengah berada di Medan, Sumut. Untuk itu guna mengetahui duduk persoalannya, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan DLHK Riau.

Ia berjanji, kemungkinan minggu depan tim dari Balai Gakkkum LHK Wilayah Sumatera akan turun ke Riau untuk mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

Seperti diketahui, Edward Hutapea pada acara ngopi bareng dengan puluhan angggota PWI Riau Senin 22 April 2019 mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui adanya informasi seputar perambahan hutan TNTN di desa Segati.

Pernyataan itu disampaikan Edward menjawab wartawan saat dikonfirmasi menyikapi DLHK Riau yang terkesan melakukan pembiaran terhadap perambahan hutan di kawasan TNTN. Dugaan ini didasarkan atas sikap DLHK Riau yang tak menyita 2 unit eksavator di lokasi perambahan, namun tidak melakukan tindakan apa-apa. 

Padahal tak jauh dari lokasi tersebut ada barak yang dihuni oleh sejumlah pekerja kebun. DLHK Riau melalui Kasat Polhut P. Tampubolon berdalih, tak disitanya kedua alat berat itu karena tak ada satu orang pun yang ditemukan di lokasi. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini