Cegah Karhutla Gubri Lepas 5.136 Mahasiswa KKN UR ke 405 Desa di Riau

Redaksi Redaksi
Cegah Karhutla Gubri Lepas 5.136 Mahasiswa KKN UR ke 405 Desa di Riau
riaueditor.com
Cegah Karhutla Gubri Lepas 5.136 Mahasiswa KKN UR ke 405 Desa di Riau

PEKANBARU, riaueditor.com - Dalam upaya mencegah Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Riau, sebanyak 5.136 mahasiswa Universitas Riau (UR) diterjunkan ke 405 desa di Provinsi Riau negeri Lancang Kuning tanah tumpah darah melayu.

Ribuan mahasiswa UR ini akan mengikuti mengikuti Kukerta (kuliah kerja Nyata) yang didampingi 126 dosen pembimbing, yang diutus untuk mengawasi kegiatan tersebut.

Pelepasan mahasiswa Kukerta UR tahun 2016 dilepas langsung oleh Gubernur Riau (Gubri) H.Arsyadjuliandi Rachman dan dihadiri Rektor Universitas Riau Aras Mulyadi serta para Akademisi UR dan pihak terkait lainya, di Grand Gasing komplek Universitas Riau Pekanbaru, Rabu (14/7/2016).

Gubri yang biasa akrab disapa Andi Rachman sangat menyambut baik KKN yang diselenggarkan oleh Universitas Riau. Tema yang pilih pada KKN UR tahun 2016 adalah "Pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan dan Pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut berbasis masyarakat".

Andi Rachman berpesan kepada mahasiswa UR yang mengikuti KKN, untuk ikut berperan serta dalam mensosialisasikan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan harus segera meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar.

"Karena tema KKN tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan jadi kita harapkan konstribusi mahasiswa yang turun ke masyarakat untuk ikut mensosialisasikannya agar Kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi lagi." kata Gubri.

Gubri juga menyambut baik dan memberikan apresiasinya kepada pihak Universitas Riau, karena program KKN tersebut sangat besenergi dengan program pemerintah provinsi Riau dalam upaya mencegah Karhutla di Bumi Melayu Lancang Kuning.

"Program KKN ini sejalan dengan program pemerintah daerah dan kedepannya diharapkan ada program lain yang bisa sejalan dengan program pembangunan lainya. Biasanya mahasiswa mengkritisi pemerintah dengan demo, sekarang kita ingin mengajak untuk sama-sama berperan dalam pencegahan kebakaran hutan," ujar Andi Rachman.

Gubri juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau terus mendorong kegiatan KKN sebagai penerapan ilmu yang diperoleh dari universitas untuk masyarakat. "Ilmu yang sudah didapat saat kuliah, ditengah masyarakat akan ada timbal balik nya, kita juga akan dapat ilmu dari masyarakat," ungkapnya.

Rektor Universitas Riau Aras Mulyadi, dalam sambutannya  mengucapkan terimakasih atas kehadiran gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman ditengah-tengah kesibukannya. Aras mengatakan, hal tersebut sebagai salah-satu bentuk kepedulian pemerintah provinsi Riau terhadap dunia pendidikan, khususnya Universitas Riau.

Sesuai dengan tema KKN yang dipilih, Aras berpesan agar mahasiswa yang mengikuti KKN dapat berperan aktif untuk menjaga lingkungan dan mensosialisasikan kepada masyarakat setempat tentang dampak kebakaran hutan dan lahan.

"Tema KKN kali ini yakni pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut berbasis masyarakat. Kami harapkan mahasiswa dapat berperan aktif untuk menjaga lingkungan dan mensosialisasikan dampak kebakaran hutan dan lahan, " tutur Aras Mulyadi.

5.136 mahasiswa UR yang mengikuti KKN akan diterjunkan di sebelas kabupaten/kota di Provinsi Riau, diantaranya, di kabupaten Bengkalis 540 mahasiswa, Indragiri Hilir 234 mahasiswa, Indragiri Hulu 646 mahasiwa, kota Dumai sebanyak 166 mahasiswa.

Kabupaten Kuantan Singingi 1.203 mahasiswa, Pelalawan 473 mahasiswa, Rokan Hilir 608 mahasiswa, Siak 437 mahasiswa, Kampar 319 mahasiswa, Rokan Hulu 342 mahasiswa, dan Kepulauan Meranti sebanyak 261 mahasiswa.(hru/hms/bot).


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini