Berhasil Ungkap 2 Pelaku Karlahut, IPW Riau Apresiasi Kapolres Dumai

Redaksi Redaksi
Berhasil Ungkap 2 Pelaku Karlahut, IPW Riau Apresiasi Kapolres Dumai
ist.

PEKANBARU, riaueditor.com - Sukses mengamankan dua pelaku pembakaran lahan di wilayah hukum Polres Dumai, Kepala Polisi Resor Dumai yang saat ini dijabat AKBP Restika Nainggolan SIK, mendapat apresiasi tinggi dari kalangan aktivis sosial di Riau.

Apresiasi tersebut disampaikan Larshen Yunus selaku Ketua Indonesia Police Watch (IPW Riau) lewat siaran persnya yang diterima media ini, Senin (26/2/2018). Ia menyebutkan Kapolres Dumai dinilai memiliki komitmen untuk menjaga terjadinya kebakaran lahan di wilayah hukumnya dan mendorong semangat pemerintah menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. 

Menurutnya, meski sudah menetapak 2 orang tersangka dalamkasus pembakaran lahan yang terjadi sejak awal bulan Februari 2018 yang lalu, yakni berlokasi di kota Dumai. IPW Riau juga merasa yakin bahwa pihak Polres Dumai sampai saat ini pun masih terus melakukan pencarian terhadap para pelaku karlahut lainnya.

Adapun 2 pelaku yang telah berhasil diamankan Polres Dumai, pada 9 Februari 2018 berlokasi kebakaran di kawasan Parit Sadak Kec Dumai Barat, Kota Dumai. Tersangka beinisial MA (37) dengan luas lahan yang terbakar 1,5 hektare. 

Kemudian kebakaran terjadi pada 22 Februari 2018 di kawasan Kelurahan Tanjung Palas di Kecamatan Dumai Timur, tersangka berinisial SU (22) sudah diamnkan di Mapolres Dumai. 

IPW Riau kembali mempertegas ungkapan apresiasinya terhadap kesigapan jajaran Kepolisian Daerah Riau khusus bagi Polres Dumai. "Bayangkan saja, perhatian atas permasalahan seperti ini, membuat Kapolda Riau intens melakukan pemantauan melalui Helikopter," ungkap Yunus.   

Dipertegas Yunus, bahwa informasi dari beberapa sumber, mengatakan sebelumnya, bahwa pelaku sudah diingatkan dan dilarang oleh saksi yang ketepatan berada dilokasi tersebut, dengan ajakan agar tidak membakar sisa tebasan, namun pelaku SU tetap saja ‘ngeyel’ membakar dengan dalih supaya mempermudah pekerjaaannya dalam membersihkan lahan.

Atas tindakan tersebut, sehingga membuat lahan-lahan yang ada dipemukiman kawasan itu ikut terbakar dan terus menjalar ke lahan di sekitarnya.

"Kalau tidak ada aparat yang datang, mungkin persoalan ini akan menjadi besar dan tentunya dapat merugikan masyarakat Riau pada umumnya," akhir Yunus, Peneliti IPW Riau.***


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini