Banyaknya Korban ISPA Akibat Kabut Asap, Danrem Sarankan Dinkes Dirikan Posko Kesehatan

Redaksi Redaksi
Banyaknya Korban ISPA Akibat Kabut Asap, Danrem Sarankan Dinkes Dirikan Posko Kesehatan
ilustrasi
Banyaknya Korban ISPA Akibat Kabut Asap, Danrem Sarankan Dinkes Dirikan Posko Kesehatan.
PEKANBARU, riaueditor.com - Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI, Nurendi mengaku prihatin dengan makin bertambahnya korban Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) membuatnya menyarankan pemprov riau melalui Dinkes Riau untuk mendirikan posko kesehatan agar mempermudah masyarakat untuk berobat.

"Saya baca di media massa, korban ISPA semakin banyak. Dalam rapat tadi (kemarin) saya menyarankan kepada Plt Gubri untuk mengintruksikan Dinas kesehatan Riau untuk mendirikan posko kesehatan ditengah-tengah masyarakat," katanya saat ditemui di posko Karhutla di Lanud Roesmin Noerjadi, Selasa (8/9).

Saran Danrem tersebut langsung disambut baik oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Riau, Andra Sjafril. Diakuinya, berdasarkan intruksi pimpinannya pihaknya telah mendirikan posko kesehatan yang ditempatkan disetiap Puskesmas yang ada di Kabupaten/ kota di Riau.

"Hasil hearing dengan DPRD Riau kemarin juga menyarakan begitu, tadi (kemarin, red) saya juga telah menandatangani imbauan mendirikan posko kesehatan untuk korban ISPA disetiap Kabupaten/ kota,"tuturnya saat dihubungi KR melalui telpon selulernya.

Disinggung ada pelayanan khususkah terhadap pasien ISPA tersebut?, diakui Andra tidak ada. Karena penyakit ISPA tidak menular dan pelayanannya sama dengan penyakit umum lainnya. "Kecuali penyakit menular baru ada ruangan khususnya,"tukasnyaz

Seperti diketahui, penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebanyak 12.262 jiwa. Urutan kedua ditempati penderita iritasi kulit sebanyak 1.256 jiwa, iritasi mata sebanyak 879 jiwa, asma sebanyak 513 jiwa dan pneumenia sebanyak 324 jiwa.

"Kita terus mengimbau masyarakat agar mengurangi kegiatan di luar ruangan. Jika memang terpaksa, diharuskan menggunakan masker," kata Andra.

Hingga saat ini, kualitas udara di hampir seluruh wilayah Riau berada di status sangat tidak sehat dan berbahaya. Pihak terkait terus menyosialisasikan dampak kabut asap disertai dengan pembagian masker kepada masyarakat.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini