Atasi Karhutla, Sabtu dan Minggu Masuk Kerja

Redaksi Redaksi
Atasi Karhutla, Sabtu dan Minggu Masuk Kerja
anje/riaueditor.com
SELATPANJANG, riaueditor.com- Guna mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan diwilayah Kepulauan Meranti, Bupati Irwan meminta kepada seluruh Kepala Desa, Camat dan Sejumlah SKPD agar apat tetap bekerja pada hari sabtu dan minggu. Sehingga persoalan tersebut bisa tuntas diatasi.
 
"Masalah Karhutla di Meranti menjadi momok bagi masyarakat. Makanya sebagai pelayan masyarakat kita harus mampu menjadi penyemangat untuk menata kembali," katanya.
 
Dengan tegas Bupati Irwan juga meminta di setiap dusun dapat dibentuk masyarakat peduli Karhutla dengan beranggotakan sebanyak 10 orang. Untuk operasional sendiri bisa didapatkan dari persentase pendapatan dari pemilik kebun di wilayah dusun itu sendiri.
 
"Nanti kita buatkan Perbupnya. Sehingga kedepan bisa lebih maksimal lagi dalam mengatasi Karhutla," kata dia.
 
Masyarakat peduli karhutla sendiri, ingat Bupati dapat dibentuk secara permanen. bahkan kedepannya Irwan berharap bisa dilegalkan kelembagaannya.
 
"Dari persentase hasil kebun yang disisihkan kepada masyarakat peduli karhutla itu bisa untuk operasional dan membeli sejumlah peralatan, seperti mesin pemadam, dan lainnya," terangnya.
 
Hadir juga dalam Rapkor tersebut Sekda Drs H Iqaruddin MSi, Asisten I Setdakab, Drs Nuriman Khair MM, Asisten II, Drs Suhendri MSi, Kadishutbun, Ir Mamun Murod MM MH, Kepala Bappeda, Mohammad Aza Fahroni, Kadiskes, dr Irwan. Tampak hadir juga Kepala Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, Kompol Lagomo serta sejumlah pejabat lainnya dilingkungan Pemkab Meranti dan instansi vertikal.
 
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kepulauan Meranti, Ir Mamun Murod MM MH menegaskan bahwa akibat kebakaran hutan dan lahan diwilayah Kepulauan Meranti banyak masyarakat kehilangan penghasilannya. Jadi tak salah jika akibat karhutla membuat ekonomi masyarakat menurun.
 
Melalui Rakor tersebut diharapkan dapat menata kembali perekonomian masyarakat di Kepulauan Meranti nantinya. Dengan data yang dikumpulkan tersebut Murod menjelaskan akan ada upaya-upaya konkrit, baik dalam jangka pendek, maupun jangka panjang.
 
"Untuk jangka pendek kita akan mengusulkan ke Provinsi dan Pusat dengan memberikan bantuan langsung tunai, obat-obatan,  peralatan pemadam dan lainnya. Sementara Untuk jangka panjang kita akan mencoba membangun perkebunan masyarakat kembali melalui sharing budget ke pusat dan Provinsi. Sehingga ekonomi masyarakat bisa pulih nantinya," jelas Murod kepada wartawan.(jai)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini