Rinal Sagita Pimpin PJI Riau

Redaksi Redaksi
Rinal Sagita Pimpin PJI Riau
Rinal Sagita Pimpin PJI Riau periode 2014-2019.
PEKANBARU, riaueditor.com - Rinal Sagita akhirnya terpilih sebagai Ketua Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Pengda Riau periode 2014-2019 dalam Konferensi Daerah (Konferda) PJI Riau yang berlangsung alot di Hotel Grand Tjokro, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (4/1/14).

Pemilihan ketua baru PJI Pengda Riau ini awalnya diikuti 7 orang calon ketua. Saat mendaftar, masing-masing calon juga menyertakan calon sekretaris dan bendahara. Namun setelah diverifikasi tim Steering Committe (SC), hanya empat calon yang dinyatakan memenuhi persyaratan untuk maju ke pemilihan.

Paket pertama; Rinal Sagita (ketua), Bagus Himawan (sekretaris) dan Linda Novia (bendahara). Paket kedua; Safriyal (ketua), Deny Winson (sekretaris) dan Indra Yose (bendahara). Paket ketiga; Beni Andreos (ketua), Fitra Asrirama (sekretaris) serta Rudi Kurniawan (bendahara). Paket keempat; Luzi Diamanda (ketua), Zulfan Heri (sekretaris) dan Hengki (bendahara).

Sidang konferda awalnya berjalan alot dan diwarnai saling interupsi. Namun setelah sekitar dua jam, proses pemilihan akhirnya usai juga. Dari empat paket itu, tiga paket calon mengundurkan diri, yakni Beni Andreos (wartawan riauaksi.com), Luzi Diamanda (pemred Harian Berita Terkini) dan Syafriyal yang juga dari Harian Berita Terkini.

Dengan demikian, paket Rinal Sagita (Korlip Tribun Pekanbaru), memenangkan pemilihan secara aklamasi dan memimpin PJI Pengda Riau untuk periode lima tahun ke depan.

"Bagi saya ini amanah yang cukup berat. Dibutuhkan kerja kita semua. Ke depan, mari kita bersama-sama membesarkan PJI yang tertatih-tatih ini. Kita harus tetap menjaga integritas dan independensi karena itu ciri dari PJI," kata Rinal usai memenangkan konferda, Sabtu (4/1/14).

Konferda PJI Pengda Riau ini dihadiri langsung Ketua PJI Pusat Imam Prihandiyoko. Dalam paparannya, wartawan Harian Kompas ini berharap PJI Riau harus lebih baik dan tidak dianggap sebelah mata lagi oleh orang lain.

"Dengan kemandirian kita sebagai organiasi kewartawan, tidak memakai uang rakyat (APBN/APBD) itulah komitmen awal PJI berdiri. Dan ini yang selalu kita pegang teguh. Walau kita harus bersusah payah mencari pendanaan, namun tidak menyurutkan kita untuk tetap eksis," kata Imam.

Terkait pendanaan PJI ke depan, menurut Imam, salah satu upaya mencari uang dengan elegan dan legal adalah dengan mengembangkan bisnis koperasi di tubuh PJI.

Sementara mengenai status PJI yang sampai hari ini masih digantung Dewan Pers, Imam menyatakan siap melayangkan gugatan ke Dewan Pers. Menurut dia, semua persyaratan organisasi kewartawanan untuk diakui di Dewan Pers sudah dipenuhi PJI.

"Semua syarat sudah kita penuhi, tapi sampai saat ini kita belum mendapat pengakuan dari Dewan Pers. Ini yang terus kita desak. Kita sudah memenuhi syarat, seperti jumlah perwakilan di setiap provinsi, kita sudah ada 19 wilayah dan dalam waktu dekat akan ada tiga wilayah lagi untuk kepengurusan daerah. Ini sudah melebihi yang disyaratkan," papar Imam.

Jumlah anggota PJI seluruh Indonesia sampai saat ini sudah 570 yang aktif dalam keanggotaan PJI. Ini belum termasuk beberapa wilayah lagi yang akan terbentuk, seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan serta Kepulauan Riau.

"Apa pun hasilnya dari Dewan Pers, diterima atau tidak, kita akan tetap jalan. Tapi kita optimis, kita akan diakui Dewan Pers. PJI adalah organiasi independen dan organiasi wartawan yang tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun," tegas Imam.

Ketua lama PJI Riau Toni Hidayat yang juga hadir dalam Konferda ini mengatakan, butuh perjuangan kuat untuk bisa membuat PJI terus ada, terlebih tumbuh dan menjadi besar. "Kalau bersama-sama, saya yakin, PJI akan bangkit dan mungkin bisa lebih baik dari organisasi lainnya," harap Toni yang kini juga anggota DPRD Riau ini. (rls)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini