Kisah Cinta Ahok: Kenapa Pria Lebih Suka Menikahi Wanita Muda?

Redaksi Redaksi
Kisah Cinta Ahok: Kenapa Pria Lebih Suka Menikahi Wanita Muda?
(Foto: Dok. Istimewa, Aditia Noviansyah/kumparan)
Bripda Puput Nastiti Devi dan Basuki Tjahaja Purnama Ahok

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjadi pusat perhatian. Kali ini lantaran dirinya dikabarkan akan menikah lagi. 

Menurut politikus PDIP Ruhut Sitompul, Ahok akan menikah Januari 2019. Dikabarkan, calon istri Ahok masih berusia 21 tahun, sementara Ahok sudah berusia 52 tahun. Jadi calon pasangan ini terpaut usia 31 tahun.

Sebenarnya banyak contoh pernikahan lain yang usianya terpaut jauh. Misalnya pasangan Desta dan Natasha Rizki yang memiliki beda usia 16 tahun, pasangan Doland Trump dan Melania Trump yang memiliki beda usia 24 tahun, rocker Achmad Albar dan istrinya, Dewi Sri Astuti, yang terpaut usia 37 tahun, hingga aktor lawas Mark Sungkar dan sang istri Santi Asokamala yang terpaut usia 45 tahun.

Selama ini mungkin kita lebih sering melihat pasangan dengan pihak pria yang lebih tua daripada wanitanya. Tapi adakah alasan khusus atas fenomena jamak bahwa pria lebih suka menikahi perempuan yang lebih muda?

The Telegraph melaporkan, alasan kenapa pria lebih suka menikahi perempuan yang lebih muda adalah karena alasan tingkat kesuburan yang lebih tinggi. Sementara perempuan lebih menyukai pria yang lebih tua karena kekayaan dan juga status sosial yang tinggi. 

Simpulan tersebut didapat berdasarkan hasil sebuah riset di Finlandia yang dipublikasikan di jurnal Biology Letters pada 2007. Dalam riset tersebut, peneliti Samuli Helle dari University of Turku, mempelajari suku nomaden asli Finlandia bernama "Sami" berdasarkan catatan dari abad ke-17 hingga ke-19.

Helle menemukan bahwa pria Sami menikahi perempuan berusia sekitar 14,6 tahun lebih mudah demi memaksimalkan jumlah anak yang bisa mereka dapatkan.

"Pria-pria tersebut (yang menikah dengan perempuan yang lebih muda) memiliki banyak anak yang bisa bertahan hidup hingga dewasa," ujar Helle dikutip dari Telegraph.

"Perempuan muda Sami memiliki tingkat kesuburan tinggi, menjadikan mereka memiliki nilai tinggi dalam hal reproduksi, sementara pria Sami dewasa telah memiliki cukup kemampuan untuk bisa sukses berburu, memancing, dan memelihara rusa. Yang lebih penting lagi, pria dewasa memiliki kekayaan untuk menghidupi keluarganya. Hal tersebut menjadikan mereka diminati sebagai pasangan hidup," tulis para peneliti.

(kumparan.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini