5 PAC IKBR Segera Dilantik

Redaksi Redaksi
5 PAC IKBR Segera Dilantik
ist.net
SELATPANJANG,riaueditor.com– Ketua Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR), pimpinan Cornelius Barus yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti yang diketuai Sabarudin Siregar, menurut rencana dalam waktu dekat akan melakukan pelantikan pengurus di lima kecamatan.

Menurutnya, pembentukan pengurus anak cabang yang berada di ibukota kecamatan tersebut, menjadi elemen organisasi dalam melaksanakan AD/ ART yang telah disusun mulai dari pusat hingga ke daerah bahkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

"Lima PAC IKBR yang telah menyatakan kesiapan pelantikan tersebut adalah Kecamatan Tebinggtinggi, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kecamatan Rangsang Barat dan Kecamatan Ranagsang Pesisir serta Kecamatan Tebingtinggi Barat. Sementara untuk  4 kecamatan lainnya yakni, Kecamatan Merbau dan Kecamatan Pulau Merbau satu PAC. Serta Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Kecamatan Rangsang di Tanjung Samak selanjutnya akan menyusul,"ungkap Sabarudin Siregar selaku Ketua IKBR Kabupaten Kepulauan Meranti, kepada media di Selatpanjang Jumat (28/2/14).

Sabar mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan konsolidasi ke dalam terlebih dahulu guna mengetahui cacah jiwa anggota IKBR yang ada di 9 kecamatan yang ada. Menurutnya jumlah anggota IKBR di Meranti cukup signifikan dan terdapat di seluruh kecamatan yang ada.

Selain di ibukota kabupaten yakni Kecamatan Tebingtinggi, komunitas masyarakat Batak juga banyak terdapat di Tebingtinggi Timur. Untuk itu kata Sabar, organisasi massa yang dipimpinnya itu akan mempersatukan suku Batak yang terdiri dari 5 sub etnik tersebut.

Ditambahkannya, sebagaimana motto orang Batak, dimana bumi dipijak,  di situ langit  dijunjung, menjadi motto yang tersirat dan terus dipraktekkan oleh masyarakat Batak.
Selain menjadikan motto itu sebagai dasar pijakan untuk turut berperan melaksanakan pembangunan itu, masyarakat Batak di mana pun berada tetap menghargai budaya leluhur yakni "Budaya Dalihan Natolu" itu.

IKBR hadir di berbagai kabupaten se Riau sejak tahun era 2000-an lalu, hingga sampai kapan pun akan  tetap menjunjung tinggi budaya dalihan natolu itu. Budaya dalihan natolu sudah menjadi darah daging seluruh orang Batak dimanapu berada.

Untuk itulah salah satu peran hadirnya IKBR ditengah-tengah masyarakat Batak adalah untuk menyegarkan dan menggali budaya leluhur itu, hingga dapat dipertahankan dan dilestarikan kepada generasi muda saat ini.

Suku Batak yang terdiri dari 5 sub etnik itu, yakni Toba, Karo, Simalungun, Mandailing Angkola dan Pakpak Dairi masing-masing memiliki ciri dan budaya yang hampir bersamaan. Baik budaya maupun bahasa kesemua budaya tersebut dipersatukan oleh budaya Dalihan Natolu.
Dengan demikian kehadiran organisasi IKBR tersebut menjadi cukup strategis untuk mengawal berbagai rangkaian budaya Batak yang harus terus dilestarikan tersebut, ujarnya. (je)

Tag:
PAC

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini