Tanda Kiamat Munculnya Api dari Wilayah Hijaz

Redaksi Redaksi
Tanda Kiamat Munculnya Api dari Wilayah Hijaz
ilustrasi reuters

CALIFORNIA - Salah satu tanda kiamat ialah munculnya api dari wilayah Hijaz. Hijaz merupakan sebuah wilayah di sebelah barat laut Arab Saudi dan kota utamanya adalah Jeddah. 

Buku ‘Miracles of Al-Qur'an & As-Sunnah’ menyebutkan, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Hari kiamat tidak akan terjadi hingga ada api yang keluar dari negeri Hijaz, yang memancarkan cahayanya hingga menerangi leher-leher unta yang ada di Busra".

Hadis ini memberi isyarat mengenai fakta ilmiah yang sangat penting terkait dengan negeri Hijaz yang berada di Semenanjung Arab. Adapun fakta tersebut baru ditemukan di pertengahan abad ke-20, ketika para ahli geologi mulai menggambar peta Semenanjung Arab. 

Dalam peta tersebut menunjukkan semburan vulkanik dan lava, di sepanjang pantai barat Semenanjung Arab. Mulai dari Teluk Aden di selatan, memanjang sampai ke Dataran Tinggi Suriah di utara, melintasi negeri Hijaz, Yordania, dan Palestina. 

Diperkirakan luasnya mencapai 180.000 kilometer persegi dan membentuk salah satu kawasan aktivitas gunung berapi paling aktif di dunia. Setengah dari kawasan ini berpotensi mengeluarkan letusan vulkanik, yakni terletak di negeri Hijaz yaitu sekira 90.000 kilometer persegi. Letusan itu tersebar di 13 titik kawasan lava. 

Sebagian besar kawasan lava ini membentang di sepanjang pantai timur Laut Merah, dengan kedalaman bervariasi antara 150 sampai 200 kilometer di kawasan negeri Hijaz. 

Diyakini bahwa hasil letusan vulkanik tersebut akan terbang melintasi sejumlah daerah (pergeseran geologis), yang sejajar dengan arah Laut Merah. Diyakini pula bahwa pergeseran geologis dan gunung berapi tersebut masih aktif hingga saat ini. 

Selain itu, selama periode aktivitasnya, gunung-gunung api ini menyebabkan banyak terjadinya gempa. Gas dan uap panas terlihat keluar dari beberapa kawah vulkanik, tempat di mana terdapat banyak sumber air panas di sekitarnya. 

Ada 13 kawasan lava yang tersusun dari selatan ke utara, salah satunya dinamakan lava Raht dan lava Khaibar. Kota Madinah terletak di antara kawasan lava Raht di selatan dan kawasan lava Khaibar di utara. 

Studi ilmiah yang dilakukan di daerah Hijaz menunjukkan bahwa letusan gunung api yang membentuk bidang lava Raht, bermula setidaknya 10 juta tahun yang lalu. Daerah ini ditandai dengan rangkaian letusan gunung api yang diselingi oleh periode jeda (dormant) yang relatif mirip dengan yang terjadi di masa hidup manusia saat ini. 

Hal tersebut menunjukkan bahwa daerah ini sedang bergerak aktif menuju periode letusan gunung api, tempat lava akan keluar dari kawah dan celah-celahnya. Sebagaimana letusan-letusan sebelumnya dengan mengeluarkan jutaan ton lava. 

Selanjutnya, daerah tersebut akan dipenuhi cahaya dan nyala api sebagai bukti akan kebenaran berita yang disampaikan dalam hadis di atas.

(ahl/okezone)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini