Napi Lapas Cikarang Khatam Alquran Setiap Malam Ramadan

Redaksi Redaksi
Napi Lapas Cikarang Khatam Alquran Setiap Malam Ramadan
Foto: Shutterstock

BEKASI - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana di Lapas Cikarang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat khatam Alquran setiap malam Ramadan melalui kegiatan tadarus kelompok.

Kepala Lapas Cikarang Kadek Anton Budiharta, mengatakan para warga binaan membuat kelompok tadarus berjumlah 37 orang yang setiap malam saat usai Salat Tarawih mulai membaca Alquran.

"Setiap warga binaan di kelompok itu membaca setidaknya satu juz secara bergantian sehingga setiap malam kelompok tadarus ini khatam (selesai baca) Al Quran," katanya.

Kadek mengatakan pendidikan agama menjadi salah satu poin utama di Lapas Cikarang dimana setiap warga binaan yang beragama Islam wajib bisa membaca Al Quran.

Kemampuan membaca Al Quran turut menentukan kebebasan mereka karena pihak Lapas tidak segan menunda remisi warga binaan bila mereka tidak mampu membaca Al Quran.

"Jadi ini memang menjadi komitmen kami agar minimal setelah mereka keluar dari sini sudah memiliki modal agama. Bisa membaca Al Quran minimal iqra empat menjadi salah satu syarat mengurus PB (Pembebasan Bersyarat), CB (Cuti Bersyarat), dan memperoleh Remisi (pengurangan masa hukuman), di samping syarat lainnya," katanya.

Di bulan Ramadan ini pihaknya menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi mengadakan kegiatan pesantren ramadan yang diikuti lebih dari 1.500 warga binaan setempat.

"Kegiatan ini berisi sejumlah materi kerohanian di antaranya tauhid, fiqih, dan tahfidzhul Al Quran. Materi dan narasumbernya disiapkan oleh Baznas," katanya.

Melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan warga binaan serta memberikan momentum nilai-nilai ke-Islaman bagi mereka. "Juga memupuk silaturahim dan kerukunan sesama warga binaan di lingkungan Lapas," katanya.

Sementara itu Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Abdul Aziz mengatakan kerja sama yang dilakukan pihaknya bersama Lapas Cikarang telah berlangsung sejak tahun 2017.

"Tahun lalu kita pecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) membaca alquran serentak seluruh warga binaan dan di kesempatan yang sama pula kita membagikan 300 Al Quran kepada Lapas," katanya.

Sedangkan tahun ini kerjasama itu berupa kegiatan pesantren ramadan selama 20 hari dengan melibatkan pengisi materi dari Kementerian Agama Kabupaten Bekasi melalui Kelompok kerja penyuluh (Pokjaluh) dan Dompet Dhuafa.

"Juga Komunitas Kampung Quran Cikarang yang dalam hal ini membantu dalam pelatihan baca tulis Al Quran," katanya.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini