Warga Diminta Waspadai Penyakit Kaki Gajah

Redaksi Redaksi
Warga Diminta Waspadai Penyakit Kaki Gajah
net.
Penyakit kaki gajah.
RENGAT, riaueditor.com- Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes)  Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) H Suhardi SE MSi.MM.MH menegaskan kepada semua warga untuk tetap waspada terhadap penyakit kaki gajah (filariasis), Sebab ketika seseorang terjangkit penyakit kaki gajah sulit untuk pulih seperti semula.
         
"Pencegahan penyakit kaki gajah merupakan gerakan Nasional sejak tahun 2012 lalu. Untuk di Kabupaten Inhu tercatat sebanyak 44 orang penderita penyakit kaki gajah yang sudah kronis atau sudah menahun," ujarnya ketika dijumpai diruangan kerjanya Kamis (19/6).
 
Kita juga sudah menggelar acara  pertemuan koordinator dan sosialisasi tingkat Kabupaten pemberian obat massal pencegahan (POMP) Filariasis tahap III di Gedung Gerbangsari, Selasa (17/6) kemarin, katanya lagi.
         
Menurutnya, sejak tahun 2012 lalu sesuai target pemberian obat massal penyakit gajah sudah mencapai 85,2 persen. Sementara terget dalam pemberian obat massal itu hanya untuk 65 persen dari jumlah penduduk. Bahkan pada tahun 2013 lalu, untuk pemberian obat massal itu juga sudah melebihi target yakni mencapai 82 persen dari jumlah penduduk.
 
Untuk itu sebelum pemberian obat massal tahap III pada tahun 2014 ini, perlu dilakukan sosialisasi kepada para camat, kepala Puskesmas pihak RSUD dan pemangku kepentingan lainnya yang berkaitan dengan penyakit kaki gajah. "Mudah-mudahan melalui pertemuan dan sosialisasi ini, tidak ada lagi warga di daerah ini yang tidak memakan obat kaki gajah," ungkapnya.
 
Dalam pada itu Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Evi Irma Junita SKM Mkes didampingi Kasi Pengendalian Penyakit Lisnar Manaf SPH disela-sela acara mengatakan, dari 44 orang penderita penyakit kaki gajah kronis telah ditangani. "Cacat fisik bagi penderita penyakit kaki gajah kronis tidak dapat disembuhkan hanya saja, pada tubuh penderita tidak terdapat lagi bakteri atau unsur penyakit kaki gajah," ujarnya.
 
Sementara bagi masyarakat yang tidak menderita penyakit kaki gajah dapat dicegah dengan memakan obat yang sudah disediakan secara gratis oleh pemerintah. Bahkan pencegahan itu dilakukan selama 5 tahun berturut-turut sebagai antispasi pencegahan penyakit kaki gajah yang bersumber dari gigitan nyamuk.
Selain itu sebutnya, selain makan obat tentunya terus menanamkan hidup bersih. "Penyakit kaki gajah disebabkan oleh gigitan semua jenis nyamuk," terangnya.(ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini