Di Desa Ini Anak Perempuan Berubah Jadi Laki-Laki

Redaksi Redaksi
Di Desa Ini Anak Perempuan Berubah Jadi Laki-Laki
ilustrasi (AP)
SEBUAH desa di Karibia menyimpan sebuah fenomena unik yang mengubah anak yang lahir sebagai perempuan menjadi laki-laki setelah memasuki masa puber. Perubahan itu bukanlah dari hasil operasi atau rekayasa lain, melainkan terjadi secara alami.

Satu dari 90 anak yang lahir di Desa Salinas, Provinsi Barahona, Republik Dominika, mengalami perubahan alami dari jenis kelamin perempuan menjadi laki-laki. Anak-anak yang mengalami hal itu disebut dengan 'guevedoces' yang berarti tumbuh penis di usia 12 tahun.

"Saya ingat, saya biasa mengenakan gaun berwarna merah. Saya pergi ke sekolah mengenakan rok. Saya tidak pernah berpakaian seperti perempuan," kata Johnny, salah satu guevedoces.

Johnny yang kini berusia 24 tahun dahulu dikenal dengan nama Felicita. Dia dilahirkan di rumah, bukan di rumah sakit, sehingga jenis kelaminnya tidak diketahui saat itu. Penis Johnny baru tumbuh setelah menginjak usia puber.

Fenomena ini diungkapkan oleh dr Julianne Imperato, endokrinologis atau ahli mengenai masalah hormon dari Cornell University, pada 1970. Setelah melakukan penelitian lebih jauh di Salinas, dr Imperato akhirnya menyimpulkan penyebab fenomena yang dalam istilah medis disebut sebagai pseudohermaphrodite itu.

"Saat dr Imperato menyelidiki para guevedoces, dia menemukan bahwa penyebab mereka tidak memiliki organ genital laki-laki saat lahir adalah karena kekurangan enzim yang disebut 5-α-reductase," jelas dr Michael Mosley dari BBC, sebagaimana dilansir Mirror, Senin (21/9/2015).

Kekurangan enzim ini menghambat pembentukan hormon kelamin pria dihydrotestosterone sehingga menyebabkan anak laki-laki yang baru lahir terlihat seperti perempuan. Pembentukan enzim tersebut baru terjadi setelah mereka menginjak usia puber, menumbuhkan organ seksual pria, dan menjadikan mereka terlihat seperti pria.


(dka/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini