PussenArmed TNI AD Luncurkan Weapon Location Radar

Redaksi Redaksi
PussenArmed TNI AD Luncurkan Weapon Location Radar

Litbang PussenArmed TNI AD bekerjasama dengan PT Eletroteknika Utama ITB (PT EU ITB) baru-baru ini meluncurkan produk Weapon Location Radar (WLR) untuk melengkapi kesisteman alutsista Artileri Medan TNI AD.

WLR ini diklaim mampu mendeteksi lokasi senjata artileri musuh dengan jarak 20 km, ke depan diharapkan WLR ini akan terkoneksi dengan semua alutsista armed dan alutsista matra darat lainnya, matra laut dan matra udara serta memberikan kontribusi yang baik dan lompatan teknologi dalam modernisasi alutsista.

Platform WLR ini menggunakan truk 6x6 sehingga mempunyai mobilitas tinggi untuk mengikuti arah kendaraan peluncur roket dalam mencari area peluncuran. Posisi radar dapat dilipat saat kendaraan berjalan dan radar dapat dinaikkan saat beroperasi.

Fungsi WLR adalah untuk mendeteksi dan menemukan unit artileri musuh dengan melacak lintasan tembakannya, WLR juga dapat memberikan informasi arah tembakan untuk menghajar balik musuh.

WLR pada dasarnya mampu digunakan untuk melacak sumber tembakan mortir dan peluncur roket termasuk yang menggunakan pemandu. Penggunaan WLR secara bersamaan dapat dilakukan untuk mendeteksi beberapa proyektil yang ditembakkan dari senjata yang berada di lokasi yang berbeda.

Lintasan proyektil dari artileri medan biasanya berbentuk lengkung/parabola, WLR menangkap satu titik lintasan naik dan satu titik lintasan turun lengkung/parabola maka lokasi asal-usul peluncuran proyektil dapat ditemukan.

Di kawasan, weapon location radar sudah digunakan di negara-negara Australia, Singapura, Thailand dan Malaysia. Indonesia akhirnya bergabung sebagai negara pengguna di kawasan namun bedanya Indonesia menggunakan radar yang dibuat sendiri secara mandiri.

(Sumber: Defense Studies)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini