Usai Ditelanjangi AS, Diplomat India Pindah ke PBB

Redaksi Redaksi
Usai Ditelanjangi AS, Diplomat India Pindah ke PBB
(Foto: Reuters)
Protes warga mengecam diplomat India yang ditelanjangi

NEW DELHI – Diplomat India yang ditelanjangi oleh pihak keamanan Amerika Serikat (AS) ketika dilakukan pemeriksaan, dipindahkan tugasnya ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Langkah itu dilakukan agar diplomat tersebut bisa diberikan pengamanan yang lebih memadai.

Devyani Khobragade ditelanjangi oleh pihak keamanan AS setelah dianggap melanggar aturan visa serta membayar pembantunnya dengan upah yang murah. Insiden yang dialami oleh perempuan berusia 39 tahun itu langsung menyulut kecaman dari India.

Pemerintah India pun memindahkan tugas Khobragade dari perwakilan India di Amerika Serikat ke perwakilan India di PBB. Namun akreditasi pemindahan tugas Khobragade masih menunggu persetujuan dari Kementerian Luar Negeri AS.

Sementara Dubes India untuk PBB Asoke Mukherji mengaku sudah mengajukan nama Khobragade kepada pihak PBB. "Saya sudah menulis surat mengenai transfer penugasan ini kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon," ujar Mukherji, seperti dikutip Reuters, Sabtu (21/12/2013).

Mukherji menambahkan, setelah Khobragade mendapatkan kartu diplomatik di PBB, dirinya akan mendapatkan hak khusus yang lebih luas. Salah satu di antara hak khusus tersebut adalah kekebalan diplomatik dari penangkapan.

Khobragade ditangkap oleh pihak keamanan AS pada 12 Desember 2013. Namun dirinya berhasil dibebaskan dengan uang jaminan setelah menyerahkan paspornya dan mengaku tidak bersalah melakukan penipuan visa.

Sebelumnya, Pemerintah India sudah melakukan aksi-aksi balasan atas ulah AS terhadap diplomatnya. Pemerintah India mengirim buldoser untuk memindahkan barikade yang ada di depan Kedutaan AS di New Delhi. Parlemen India juga menolak menemui delegasi Kongres AS yang berkunjung ke negaranya.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry telah mengungkapkan penyesalannya atas insiden tersebut. Namun, Pemerintah India tidak begitu saja menerimanya. Mereka ingin AS mengeluarkan permintaan maaf.

(okezone.com)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini