Sedikitnya 50 Orang Tewas di India Setelah Kereta Tabrak Kerumunan Orang

Redaksi Redaksi
Sedikitnya 50 Orang Tewas di India Setelah Kereta Tabrak Kerumunan Orang
(Foto: YouTube/Raj Chauhan, Akhi 811, Firstpost).
Gambar-gambar yang diambil dari rekaman saat insiden tragis di Amritsar terjadi.

AMRITSAR - Perayaan keagamaan di India berakhir dengan tragedi saat sebuah kereta penumpang menabrak kerumunan orang yang berkumpul untuk menghadiri upacara pembakaran patung Hindu di Amritsar, dekat perbatasan Pakistan. Sedikitnya 50 orang tewas dalam insiden tersebut.

Diwartakan RT, Sabtu (20/10/2018), asap yang muncul dari patung yang dibakar menghalangi pandangan, sementara suara ledakan petasan membuat suara kedatangan kereta yang menabrak kerumunan orang yang datang dalam perayaan di pinggir rel itu tidak terdengar jelas. Pejabat Amritsar, Rajesh Sharma mengonfirmasi bahwa ada 50 jasad ditemukan setelah kejadian itu dan dikhawatirkan masih ada yang lainnya.

Kerumunan itu berkumpul untuk membakar patung raja setan dalam agama Hindu, Rahwana sebagai puncak dari festival tahunan Dussehra. Pembakaran patung telah menarik sebanyak 700 penonton yang berdesakan di sepanjang rel kereta api.

Saksi mata melaporkan ada beberapa anak-anak di antara korban dan operasi penyelamatan masih berlangsung dengan polisi dan sukarelawan mencari jasad korban di bawah puing-puing.

Perdana Menteri Narendra Modi telah menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang tewas, sementara Menteri Utama Punjab, Amarinder Singh telah menjanjikan pembayaran pemerintah sebesar 500.000 rupee (sekira Rp103 juta) kepada keluarga terdekat para korban.

Kecelakaan kereta api sering terjadi di India dengan kereta yang penuh sesak dan jaringan yang kekurangan dana. Awal bulan ini, kereta api yang tergelincir menewaskan tujuh orang dan melukai 60 lainnya di Uttar Pradesh, lebih dari 1.000 km dari Amritsar.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini