Media Belanda Hina Mandela dalam Artikelnya

Redaksi Redaksi
Media Belanda Hina Mandela dalam Artikelnya
Nelson Mandela

DEN HAAG - Di saat dunia berkabung dengan wafatnya mantan Presiden Afrika Selatan (Afsel) Nelson Mandela, sebuah media di Belanda justru mempublikasikan sebagai sosok "the Black Pete" atau "Pit Hitam" dalam bahasa Indonesia.

Tokoh "Pit Hitam" dikenal sebagai karakter tradisional yang fiktif dalam perayaan Natal di Belanda. Dalam artikelnya mengenai kematian Mandela, surat kabar De Telegraf, Jumat 6 Desember 2013 mengatakan, "Mandela wafat bersamaan dengan kehadiran Pete Hitam (dalam perayaan Natal)".

The Black Pete atau "Pit Hitam" dikenal sebagai sosok Saint Nicholas -sebutan sinterklas di Belanda- yang membawa hadiah untuk anak-anak setiap 5 Desember. "Pit Hitam" pada dasarnya kerap digambarkan sebagai sesosok pria yang menggunakan riasan wajah berwarna hitam.

Karakter tradisional ini menjadi fokus perdebatan di Belanda akhir-akhir ini antara para penggemar tradisi Sinterklas dengan penentanngnya. Para penentang "Pit Hitam" ini menilai sosok tersebut sebagai tradisi rasis.

Sementara De Telegraf sendiri mengatakan pihaknya telah menyampaikan permintaan maafnya atas artikel tersebut. Tidak diketahui apakah De Telegraf akan menarik artikel itu. Demikian diberitakan The News International, Sabtu (7/12/2013).

Seperti diketahui, Mandela wafat diusianya yang ke-95 tahun pada Kamis, 5 Desember 2013 tengah malam waktu setempat. Selama ini, Mandela telah berjuang melawan penyakit paru-parunya.

Peraih Nobel Perdamaian itu memang sangat dicintai rakyatnya. Perjuangannya tak bisa dipandang sebelah mata. Mandela merupakan negarawan yang paling dihormati di dunia setelah berpidato mengenai rekonsiliasi meskipun dipenjara selama 27 tahun.


okezone.com

Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini