Kisah MS-13, Geng Jalanan Paling Brutal di Dunia

Redaksi Redaksi
Kisah MS-13, Geng Jalanan Paling Brutal di Dunia
Reuters
Salah satu anggota geng jalanan MS-13 yang dikenal sebagai salah satu geng paling brutal di dunia.

WASHINGTON - Serangkaian peristiwa pembunuhan brutal di Amerika Serikat (AS) telah membuat publik menyoroti keberadaan MS-13. MS-13 merupakan geng jalanan yang lahir di Los Angeles dan berakar dari El Salvador.

Peristiwa pembunuhan terbaru terjadi di Long Island dimana MS-13 telah membunuh empat laki-laki. Dilansir dari BBC, Jumat (21/4), jasad para korban tewas ditemukan dalam keadaan hancur di hutan setempat. 

Presiden AS Donald Trump lewat cicitan di media sosialnya meminta aparat menemukan keberadaan geng yang dicap buruk oleh publik tersebut. Jaksa Agung AS, Jeff Sessions telah menyatakan akan menumpas MS-13. Keduanya menyalahkan kebijakan imigrasi Presiden AS sebelumnya, Barrack Obama sebagai pemicu kebangkitan geng.

Sejarah geng MS-13 bermula di bagian timur Los Angeles pada 1980-an. Geng ini dibentuk oleh para imigran asal El Salvador yang telah melarikan diri dari perang sipil panjang dan brutal di negara itu. Anggota geng diketahui berasal dari berbagai negara Amerika tengah, seperti Honduras, Guatemala dan Meksiko. 

MS merupakan singkatan dari Mara Salvatrucha, yang dikatakan sebagai kombinasi Mara yang berarti geng. Sedangkan salva untuk Salvador, dan trucha yang secara kasar diterjemahkan ke dalam smart street. Angka 13 mewakili posisi M dalam alfabet.

MS-13 membangun reputasi berupa kekerasan ekstrem dan membunuh menggunakan parang. Geng ini berakar di lingkungan yang didominasi kelompok Meksiko, dan kemudian berkembang ke daerah lain. Menurut FBI, geng tersebut kini telah menyebar ke 46 negara bagian AS.

Pada 2012, Departemen Keuangan AS menyebut geng MS-13 sebagai organisasi kriminal transnasional. Ini adalah geng jalanan pertama yang disejajarkan dengan kartel kejahatan internasional seperti Zetas Meksiko, Yakuza Jepang dan Camorra Italia.

MS-13 juga diduga merekrut remaja miskin untuk bergabung dengan mereka. Saat bergabung, mereka digembleng dengan hal-hal keras seperti mengalami pemukulan selama 13 detik yang kejam dalam kondisi basah kuyup, melakukan kejahatan dan membunuh untuk geng itu. 

Meninggalkan geng justru berpotensi membahayakan individu. Sebab, ada anggota geng yang ditugaskan membunuh anggota jika mereka berusaha keluar.

Pada 2008, FBI mendata jumlah anggota MS-13 berkisar antara 6.000 hingga 10 ribu orang di AS. Jumlah ini menjadikan MS-13 sebagai organisasi kriminal terbesar di negara itu.

Namun, jumlah anggota MS-13 di luar negeri diperkirakan lebih banyak. Hal itu karena pada akhir 1990-an AS menerapkan kebijakan antigeng yang menyebabkan ratusan anggota dikirim kembali ke negara-negara di Amerika Tengah.

Di sana, mereka mendirikan sejumlah cabang. Diduga, jumlah anggota yang ditempatkan di negara-negara itu mencapai 60 ribu orang.

Adapun pendapatan tahunan geng MS-13 sekitar 31,2 miliar dolar AS. Pendapatan ini berasal dari peredaran obat-obatan dan pemerasan.

Kasus-kasus terkini yang terkait dengan geng itu adalah pembunuhan dua siswi sekolah menengah yang diserang dengan golok dan pemukul bisbol saat melewati sebuah daerah di New York. Menurut kepolisian, serangan ini adalah agenda balas dendam atas perselisihan kecil yang sebelumnya terjadi.

Empat tersangka anggota MS-13 disebut melakukan kejahatan tersebut. Selain itu, dua anggota geng di Houston, Texas, didakwa menculik tiga gadis remaja, menahan dan memperkosa mereka sebelum menembaki satu orang hingga tewas di pinggir jalan.

Seorang agen FBI yang menyelidiki M-13 menyebut motto geng itu adalah ‘membunuh, memperkosa dan mengendalikan’.

"Lonjakan besar terjadi saat Bush-Cheney ketika pengemudi migrasi ilegal di Amerika Tengah tumbuh ketika berbagai tindakan keras terhadap kejahatan memenuhi penjara sampai titik akhir, dan ketika dana untuk program rehabilitasi menurun," kata agen itu.

Seorang peneliti Amerika Latin di American University, Fulton T Armstrong mengatakan MS-13 berkembang di AS jauh sebelum Obama berkuasa. MS-13 diidentifikasi sebagai ancaman signifikan pada 1990-an, dan satuan tugas FBI khusus dibentuk melawan geng tersebut pada 1994.(ROL)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini