Erdogan Pakai Cara Ini Obati Pasien Corona di Turki

Redaksi Redaksi
Erdogan Pakai Cara Ini Obati Pasien Corona di Turki
(REUTERS/Umit Bektas)
Foto: Presiden Turki Tayyip Erdogan

JAKARTA - Pemerintah Turki membeberkan obat yang dipakai selama ini untuk menangani pasien corona. Menurut Menteri Kesehatan Turki, pemerintah menggunakan obat yang langsung dikirim dari China.

"Kami telah membawa obat khusus yang digunakan di China yang diklaim telah berhasil ke pasien perawatan intensif," kata Menkes Tukri Fahrettin Koca pada wartawan dikutip AFP, Selasa (24/3/2020).

"Ini memotong waktu perawatan dari 11-12 hari menjadi empat hari."

Meski demikian, sayangnya ia tidak memaparkan apa nama obat yang ua pakai. Namun, China sebelumnya mengumumkan mengobati pasien dengan chloroquine (klorokuin) untuk pasien COVID-19.

Beberapa peneliti mengatakan ada prospek yang besar dari penggunaan obat ini. Meskipun para ilmuan sepakat penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengetahui apakah obat ini efektif dan aman.

Berdasarkan data Worldometer pukul 5:00 WIB, Turki mencatat 1.529 kasus positif corona. Belum ada catatan pasien yang sembuh, sementara jumlah pasien meninggal 37 orang.

Berdasarkan data yang sama, secara global, kasus pasien positif corona sebanyak 378.392. Pasien meninggal 16.490 dan pasien sembuh 101.584.

Corona menyebar di 195 negara dan wilayah. Termasuk satu armada internasional, yakni Kapal Pesiar Diamond Princess.

(CNBCIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini