Diplomat Malaysia Terduga Kasus Perkosaan Enggan Diadili

Redaksi Redaksi
Diplomat Malaysia Terduga Kasus Perkosaan Enggan Diadili
Foto: The Star
Muhammad Rizalman Bin Ismail
WELLINGTON - Diplomat Malaysia yang menghadapi tuduhan kekerasan seksual di Selandia Baru, masih belum mau diadili. Dirinya meminta persidangan atas dirinya ditunda.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah Selandia Baru membeberkan tindakan pemerkosaan yang dilakukan oleh Muhammad Rizalman Bin Ismail. Dia selama ini diketahui bertugas di Kedutaan Besar Malaysia di Wellington.

Rizalman kembali ke Malaysia setelah menyatakan memiliki kekebalan diplomatik dan tidak bisa diadili di Selandia Baru. Tetapi, Pemerintah Malaysia memutuskan untuk mengembalikan Rizalman ke Wellinton untuk didili.

Tetapi menurut New Zealand Herald, Rizalman meminta untuk tetap di Kuala Lumpur hingga Raya Idul Fitri. Dirinya mengaku ingin mengakhiri Ramadan bersama dengan keluarga.

"Permintaan dari Rizalman tidak dipenuhi oleh Pemerintah Malaysia. Pihak Kementerian Luar Negeri Malaysia mengatakan akan tetapi mengembalikan dirinya (ke Wellington) secepat mungkin," lapor New Zealand Herald, seperti dikutip The Straits Times, Sabtu (5/7/2014).

Untuk sementara, Rizalman akan dirawat di Rumah Sakit Militer Tuanku Mizan, untuk menjalani tes mental. Dirinya tidak akan diperbolehkan keluar, hingga pemeriksaan medis rampung.

Rizalman dituduh mengikuti seorang perempuan berusia 21 tahun dan melakukan kekerasan seksual terhadap korban pada 9 Mei lalu. Selain melakukan tindakan kekerasan, diplomat itu juga diduga hendak merampok korban. (faj/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini