Diplomat Jerman Tewas dalam Ledakan Beirut

Redaksi Redaksi
Diplomat Jerman Tewas dalam Ledakan Beirut
(Foto: AFP)
Wajah sebagian Kota Beirut, Lebanon, yang hancur setelah dihantam ledakan dahsyat, Selasa (4/8/2020) lalu.

BEIRUT - Seorang diplomat Jerman tewas dalam ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020) lalu. Ini adalah kabar kematian orang Jerman pertama yang dikonfirmasi dalam tragedi itu.

"Kami semua di Kementerian Luar Negeri sangat berduka atas rekan kami," ungkap Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Kamis (6/8/2020).

Dia menuturkan, diplomat perempuan tersebut ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Beirut, setelah ledakan besar menghantam ibu kota Lebanon.

Sedikitnya 135 orang tewas dan 5.000 lainnya luka-luka dalam ledakan di Pelabuhan Beirut, Selasa (4/8/2020) lalu. Ledakan itu juga menyebabkan sekitar 250.000 orang kehilangan tempat tinggal setelah beberapa ledakan susulan meluluhlantakkan banyak bangunan.

Menurut pemerintah setempat, ledakan Beirut disebabkan amonium nitrat yang disimpan selama bertahun-tahun di kota itu.

Amonium nitrat adalah zat kristal tak berbau yang biasa digunakan sebagai pupuk. Senyawa ini juga telah menjadi penyebab berbagai ledakan di kawasan industri selama beberapa dekade.

(iNews.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini