Beredar Percakapan Separatis Usai Menembak Pesawat MH-17

Redaksi Redaksi
Beredar Percakapan Separatis Usai Menembak Pesawat MH-17
foto: reuters
Puing sisa pesawat maskapai Malaysia Airlines MH17
KIEV - Berdasarkan rekaman sadapan telepon antara petugas intelijen militer Rusia dan kelompok separatis Ukraina, kelompok proRusia Cossack diduga menembak jatuh Malaysia Airlines MH17.

Dikutip dari Kyiv Post, Jumat (18/8), sambungan telepon itu dilakukan pukul 16.40 waktu Kiev atau 20 menit setelah pesawat jatuh. Percakapan dilakukan antara petugas intelijen militer Rusia Igor Bezler dan kamandan utama Republik Donetsk.

Badan keamanan Ukraina (SBU) melansir rekaman tersebut. Dalam percakapan itu, Igor tampaknya melapor kepada kolonel di departemen intelijen dari markas pasukan bersenjata Rusia Vasili Geranin. Percakapan kedua dikeluarkan Badan Keamanan Ukraina antara militan bernama "Major" dan "Greek".

 
Berikut rincian percakapan mereka:


Igor: Kami baru saja menembak jatuh sebuah pesawat. Kelompok Minera. Pesawat jatuh di Yenakievo.

Vasili Geranin: Pilot. Dimana pilot?

IB: Pergi mencari dan mengambil gambar pesawat. Pesawatnya berasap.

VG: Berapa menit yang lalu?

IB: Sekitar 30 menit yang lalu.


Menurut SBU, kelompok separatis berkesimpulan mereka telah menembak pesawat sipil. Percakapan berikutnya berlangsung 40 menit kemudian.


Major: Rekan Chernukhin yang menembak pesawat dari pos pemeriksaan Chernukhin.

Greek: Ya mayor

Major: Pesawat terbelah di udara. Di wilayah Petropavlovskaya. 200 (kode untuk orang meninggal) pertama. Kami menemukan 200 pertama. Seorang warga sipil.

Greek: Apa yang kamu dapat di sana?

Major: Singkatnya, ini 100 persen pesawat sipil.

Greek: Banyak orang di sana?

Major: Sial! Puingnya jatuh di halaman rumah warga.

Greek: Pesawat jenis apa?

Major: Saya tidak yakin. Saya belum ke lokasi utama. Saya hanya melihat lokasi dimana jenazah pertama jatuh. Ada sisa pegangan, kursi dan jenazah.

Greek: Apa ada senjata?

Major: Ya, seorang mahasiswa Indonesia. Dari universitas di Thompson.

Militan: Pesawat yang jatuh ditembak adalah pesawat sipil. Jatuh dekat Grabove. Banyak jenazah perempuan dan anak-anak. Mereka bilang di televisi itu pesawat transportasi AN-26, tapi mereka bilang tertulis di badannya itu Malaysia Airlines. Apa yang dilakukan pesawat itu di wilayah Ukraina?

Nikolay Kozitsin: Itu artinya mereka membawa mata-mata. Mereka tidak mungkin berbohong. Ada perang di sini. (ROL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini