Korupsi Penjualan Sawit Pemkab Kuansing, Direktur BUMDes Karya Muda Perhentian Sungkai Tersangka

Redaksi Redaksi
Korupsi Penjualan Sawit Pemkab Kuansing, Direktur BUMDes Karya Muda Perhentian Sungkai Tersangka
Tersangka J, Direktur Direktur BUMDes Karya Muda Perhentian Sungkai ditetapkan sebagai tersangka, Jumat (17/05/2024).(Foto: Kejati Riau)

PEKANBARU - Diduga melakukan korupsi sebesar Rp593.584.200 uang hasil penjualan Kelapa sawit milik pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing), Jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan J, Direktur BUMDes Karya Muda Perhentian Sungkai sebagai tersangka, Jumat (17/05/2024).

Terhadap J sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim penyidik setelah diadakannya gelar perkara dan mendapatkan minimum alat bukti yang sah dalam perkara ini.

Atas dasar tersebut, tim Jaksa mengeluarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Tap.Tsk-03/L.4.5/Fd.1/05/2024 tanggal 17 Mei 2024 yang diikuti dengan penahanan yang bersangkutan di Rutan Kelas I Sialang Bungkuk Pekanbaru.

"Dari hasil penyidikan terungkap, J selaku Direktur BUMDes Karya Muda Perhentian Sungkai yang mengelola kebun kelapa sawit milik Pemkab Kuansing seluas 500 Ha di Desa Perhentian Sungkai Kecamatan Pucuk Rantau Kuantan Singingi, tidak menyetorkan uang hasil penjualan kelapa sawit tersebut," jelas Kasi Penkum Kejati Riau, Bambang Heripurwanto.

Tersangka J nenggunakan uang itu untuk membeli mobil dan kepentingan pribadinya. Hal ini bertentangan dengan acuan teknis dalam pengelolaan Barang Milik Daerah sebagaimana dimuat dalam Permendagri Nomor 17 Tahun 2007.

Atas perbuatannya, Jaksa penyidik menduga Tersangka telah melanggar Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 3 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(sa)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini