Dua Putri Kandung Diduga Bobol Rumah Ibunya di Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Dua Putri Kandung Diduga Bobol Rumah Ibunya di Pekanbaru
Polisi saat melihat rumah korban yang kemalingan.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Rumah milik Rahmaini Atikayana (52), warga Jalan Pemuda No 12 Payung Sekaki Kota Pekanbaru , diduga bobol oleh putri kandungnya sendiri, SL dan ST. Keduanya membawa kabur 1 unit kulkas , 2 televisi, kompor gas, springbed, lemari, jam tangan, aksesoris , emas serta beberapa dokumen penting milik pelapor.

SL dan ST membobol rumah ibu kandungnya pada Senin (12/5/2025) sekitar pukul16.50 WIB . Rumah Rahmaini kosong karena dirinya saat itu sedang berada di rumah lainnya. Diketahui, kedua pelaku masuk melalui pintu belakang.

Rahmaini mengetahui harta milikya raib dari putranya, Sumaychel yang diberitahu tetangga sekitar pukul 16.50 WIB. Tetangganya itu melihat dua anak perempuan korban membawa barang miliknya menggunakan satu unit mobil pikap.

Mendapat informasi dari tetangganya itu, Rahmaini bersama Sumaychel langsung menuju rumahnya. "Sesampainya di rumah, saya melihat isi rumah berantakan dan semua barang-barang milik saya sudah hilang," ungkap Rahmaini kepada beberapa awak media.

Dengan perasaan lemas dan sedih, Rahmaini meminta bantuan sahabatnya, Ros, untuk membuat laporan ke Polresta Pekanbaru sekitar pukul 22.09 WIB.

"Saya berharap semoga kedua putri kandung saya ini cepat ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatan yang dilakukannya," ujar Rahmaini.

Dengan sedih Rahmaini juga mengungkapkan bagaimana perbuatan kedua putrinya terhadap dirinya selama ini. Rahmaini menilai mereka sudah tidak menganggap dirinya ibu kandung serta selalu mendapat perlakukan kekerasan. Mulai dari membentak bahkan sampai memukul.

"Jadi sudah habis kesabaran saya terhadap mereka, dan saya akan melanjutkan proses hukum, semoga nanti mereka bisa bertaubat dan menjadi baik," harap Rahmaini.

Heri (37), selaku tetangga Rahmaini Atikayana yang juga saksi dari kejadian ini menjelaskan, pada pukul 17.00 WIB dirinya melihat dua Perempuan memakai jilbab, sementara seorang lagi tidak beserta mobil pikap dengan supirnya.

Mobil tersebut penuh dengan muatan barang-barang yang diambil dari rumah korban. Sekitar setengah jam mereka hilir mudik mengangkut barang dari rumah itu.

“Merasa ada kejanggalan, karena saya mengetahui wajah pemilik rumah No. 12 B di Jalan Pemuda ini, yakni Rahmaini Atikayana. Saya menelpon anak Rahmaini, Sumaychel untuk memberitahukan bahwasa barang-barang Rahmaini diangkut oleh orang tak dikenal," terang Heri.

Tak berselang lama, Sumaychel datang ke rumah orang tuanya dan selanjutnya melaporkan perihal ini kepada Rahmaini.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini