Wakapolda Riau: Masyarakat Agar Melaporkan Jika Menemukan Kegiatan ISIS

Redaksi Redaksi
Wakapolda Riau: Masyarakat Agar Melaporkan Jika Menemukan Kegiatan ISIS
vila/riaueditor.com
Wakapolda Riau, Kombes Pol Dr Abdul Gofur
PEKANBARU,riaueditor.com- Terkait penemuan bendera dan atribut Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang diikatkan pada pagar Mushalla Nurul Jihad di Perumahan Primadona Serumpun Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, "Masyarakat bila menemukan kegiatan seperti itu ditempat lain agar melaporkannya ke pihak kepolisian, ujar Wakapolda Riau, Kombes Pol Dr Abdul Gofur kepada riaueditor.com, Selasa (2/9) diruang kerjanya.

Dikatakan Wakapolda, Polisi akan meningkatkan penyelidikan dengan ditemukannya bendera ataupun simbol-simbol tentang ISIS dan akan mengembangkan ke seluruh jajaran apakah ada kaitan, apakah ada daripada aliran atau pun kelompok-kelompok ISIS ini. Namun kita tetap waspada karena buktinya sudah ditemukan simbol-simbol ataupun bendera ISIS, jelasnya.

Menurut Wakapolda, polisi yang diberikan tugas oleh negara selain juga sebagai penegak hukum, polisi juga ikut bertanggungjawab dalam memelihara Kamtibmas. Tentunya ada dua pendekatan Polri ketika menemukan sesuatu aliran ataupun kelompok-kelompok yang radikal sebagaimana ISIS di wilayah Riau tentunya.

Wakapolda menjelaskan, polisi segera akan melakukan pencegahan kepada masyarakat ataupun kepada semua pihak untuk tidak menggunakan aliran ataupun kelompok radikal ini karena tidak mencerminkan budaya-budaya Riau, budaya-budaya Islami dan Pancasila sebagaimana rakyat Indonesia.

Sambung Wakapolda, Polisi juga akan melakukan penegakkan hukum ketika disitu, kelompok-kelompok itu sudah mengarah kepada tindakan-tindakan yang memprovokatif maupun radikal.

"Tentu dengan adanya dua pendekatan ini yang selalu digalang bersama-sama masyarakat. Kemarin sudah diseminarkan, komitmen masyarakat dan Polri untuk bersama-sama mencegah ataupun sama-sama memprotes adanya aliran yang datang dari Timur Tengah yaitu ISIS, karena ini salah satu bibit-bibit daripada radikal ataupun teroris di Indonesia," jelas pria kelahiran Banyuwangi 31 Desember 1961 ini yang merupakan lulusan Akpol 1986.

Wakapolda mengimbau masyarakat untuk tetap mencegah atau pun menghindari, ataupun melaporkan ketika ditemukan adanya suatu kelompok masyarakat yang memang simpatik ataupun masuk dalam kelompok ISIS.

"Sebagaimana kita tekankan tadi agar melaporkannya kepada polisi terdekat apabila ditemukan dan meningkatkan kewaspadaan dengan mengaktifkan kembali siskamling dan patroli-patroli di setiap kampung-kampung dengan Polri, Babinsa dan Babinkamtibmas di seluruh wilayah Riau," imbau Wakapolda Riau.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, warga Jalan Hangtuah Simpang Proyek Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya mendadak dihebohkan dengan adanya temuan Bendera dan atribut Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang di ikatkan dipagar sebuah Musholla Nurul Jihad yang ada di Perumahan Primadona Serumpun pada Minggu (31/8) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB.

Atas temuan tersebut, pihak kepolisian dalam hal ini Polresta Pekanbaru langsung melakukan penyelidikan mendalam terkait keberadaan Organisasi radikal yang dalam bentuk paham, sikap, perilaku dan perbuatannya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 dan yang mengganggu Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(vila)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini