Soal Skandal Mega Korupsi YKP, Wali Kota Surabaya Bungkam

Redaksi Redaksi
Soal Skandal Mega Korupsi YKP, Wali Kota Surabaya Bungkam
(Doc. Net)
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini

SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini masih bungkam soal kasus dugaan korupsi yang ikut menyeret Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT Yekape.

Risma berdalih, dirinya masih belum mendapatkan informasi utuh soal dugaan korupsi tersebut dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Ia meminta publik bersabar sampai ada informasi utuh soal perkara tersebut.

"Jangan dulu, jangan sekarang ya, saya belum mengerti info pastinya," kata Risma usai menerima delegasi UCLG di ruang kerjanya Balai Kota Surabaya, Senin, (17/06/2019).

"Karena kasus ini rawan. Saya nggak mau berkomentar dulu ya. Saya mau tanya ke Didik (Farhan-Askipsus di Kejati Jatim), bagaimana perkembangan kasus ini," sambung Risma.

Sebelumnya, Kejati Jatim menurunkan 2 tim untuk menggeledah dua kantor Yayasan Kas Pembangunan (YKP) di Jalan Sedap Malam dan PT Yekape di Jalan Wijaya Kusuma, Surabaya. Penggeledahan dilakukan (11/6) sehubungan dengan dugaan kasus korupsi yang bernilai triliunan.

Selain menggeledah dua kantor, Kejati (12/06/2019) juga menetapkan status cekal kepada lima pengurus Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT Yekape. Pencekalan tersebut merupakan buntut dari penggeledahan dan penyitaan sejumlah dokumen di dua kantor Jalan Sedap Malam dan Wijaya Kusuma.

Dari informasi yang dihimpun, lima pengurus YKP dan PT Yekape itu adalah Surjo Harjono, Mentik Budiwijono, Sartono, Chairul Huda, dan Catur Hadi Nurcahyo.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini