Sepanjang 3 Bulan Terakhir, 39 Warga Siak Terjaring Kasus Narkoba

Redaksi Redaksi
Sepanjang 3 Bulan Terakhir, 39 Warga Siak Terjaring Kasus Narkoba
Ketua BNK Kabupaten Siak, Drs H Alfedri MSi
SIAK, riaueditor.com - Sejak 3 bulan terakhir, terhitung Januari hingga Maret 2016, sedikitnya 39 warga Kabupaten Siak positif menggunakan Narkoba dan harus berurusan  dengan pihak kepolisian untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Demikian hal ini di sampaikan Ketua BNK Kabupaten Siak Drs H Alfedri MSi, ditemui di ruang kerjanya Kantor Bupati Siak, Selasa (12/04).

Dikatakan Alfedri angka 39 tersebut sungguh membuat kita prihatin dan terkesima, sebab mengalami peningkatan yang cukup tinggi dari tahun sebelumnya.

"Kita bersama pihak kepolisian akan melakukan gebrakan dan memberikan sosialisasi secara kontinu di tengah-tengah masyarakat, terutama anak-anak sekolah.

Menurut Alfedri, di kalangan anak-anak sekolah sejak tingkat SD sampai SLTA saat ini mulai terindikasi menghirup lem cap kambing. Seperti baru-baru ini yang terjadi di kecamatan Tualang.

"Maka dari kami mengintruksikan kepada Toko-toko Bangunan maupun Toko-toko barang Kelontong dan kedai-kedai di kampung-kampung agar tidak menjual Lem cap kambing dan sejenisnya kepada anak-anak usia sekolah. karena ini akan berakibat semakin banyak korban pengirup lem yang berakibat buruk terhadap generasi muda kita," ungkap Alfedri.

Pada dasarnya menghirup lem di kalangan anak sekolah adalah formula, artinya sejenis Narkoba yang bisa merusak ingatan, dan fikiran. Disamping biayanya tidak besar dan mudah diperoleh di toko-toko dan warung-warung. Untuk menghindari hal ini, kami mengintruksikan kepada pemilik toko dan warung atau kedai-kedai untuk tidak menjual lem kepada anak-anak usia sekolah, katanya.

Kembali Ketua BNK kabupaten Siak, Alfedri mengingatkan kepada masyarakat siak agar para orang tua untuk senantiasa mengawasi anak-anak mereka agar tidak terjerumus terhadap pengguna maupun pengedar barang haram ini," tukas Alfedri.(adi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini