Razia Pekat, 2 Sejoli dan 6 Pelayan Kafe Diciduk di Malam Valentin

Redaksi Redaksi
Razia Pekat, 2 Sejoli dan 6 Pelayan Kafe Diciduk di Malam Valentin
zul/riaueditor.com
Razia Pekat, 2 Sejoli dan 6 Pelayan Kafe Diciduk di Malam Valentin.
PKL.KERINCI, riaueditor.com- 30 personil Satpol PP Kabupaten Pelalawan dibawah komando Kasie Pengendalian dan operasi (Dalop), Ramdani Kamal Sabtu malam (14/2) melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) yang dimulai pukul 21.30 Wib hingga Ahad dini hari di Kota Pangkalan Kerinci.

Pantauan dilapangan Satpol PP bergerak dari Kantor Bhakti Praja menuju area Masjid Raya Ulul Azmi. Di area masjid Komplek Perkantoran Bhakti Praja ini, terjaring satu pasangan muda mudi yang sedang memadu kasih. Pasangan ini langsung diangkut menuju Kantor Satpol PP untuk diberi pengarahan dan membuat surat pernyataan.

Usai dari Masjid Ulul Azmi, Tim Satpol PP yang menggunakan 1 pick up, 1 truck dan 6 kendaran bermotor extrail menuju perkantoran Bupati Pelalawan. dalam perjalanan, Satpol PP membubarkan sejumlah kelompok muda mudi yang sedang bergerombolan di tepi jalan.

Satpol PP kemudian mengarah menuju ke lapangan Bola kaki Pangkalan Kerinci. Kedatangan Satpol PP membuat gerombolan muda-mudi kocar kacir berhamburan. Namun ada sepasang sejoli tak sempat kabur dan terpaksa dibawa kekantor Satpol PP. Si pria kedapatan sedang dalam kondisi mabuk sehabis menenggak minuman keras.

Satpol PP pun kembali menyisir lokasi Ramayana. Setelah mengelilingi area belakang ramayana kondisi sepi tak seperti biasanya yang disesaki muda- mudi. Terlihat gerombolan anak muda dengan kendaraan bermotor sedang berkumpul diarea taman Ramayana.

Tim Satpol PP melanjutkan razia ke terminal lama. Disini kondisipun semi dan tidak ada aktifitas seperti biasanya yang terkenal sebagai tempat panti pijat dan warung remang-remang.

Tim Satpol PP pun mengarah ke KM 2 jalan Langgam. Disini warung remang-remang terlihat hidup dengan dentuman suara musik. Paling tidak ada sekitar 7 warung remang-remang yang buka. Satpol PP menahan 6 pelayan warung remang-remang yang sedang melayani tamu yang sedang mabuk tuak untuk dimintai keterangan dan identitasnya.

Dikatakan Ramdani Kamal, razia pekat untuk ketertiban umum dilakukan sesuai surat perintah tugas dam memang bertepatan pada malam valentine. "Memang ada 2 pasangan dan 6 pelayan warung minuman yang diamankan, mereka membuat surat pernyataan dan dimintai keterangan. Razia berjalan lancar dan terkendali," ujarnya.

Dilanjutkan Dani, razia pekat ini atas laporan masyarakat terhadap maraknya tempat-tempat maksiat yang berada di Pangkalan Kerinci. Termasuk mengantisipasi kegiatan negatif muda-mudi pada malam valentine.

"Jadi ini bukan razia khusus malam valentine melainkan keseluruhan penyisiran terhadap lokasi pekat di Pangkalan Kerinci. Kita akan terus berupaya dan konsisten agar pekat di Pelalawan terutama di Pangkalan Kerinci dapat diminimalisir," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini