Polisi Ciduk 10 Anggota Geng Motor

Redaksi Redaksi
Polisi Ciduk 10 Anggota Geng Motor
dm/riaueditor.com
Sepuluh anggota geng motor yang diamankan Polsek Tampan.

PEKANBARU, riaueditor.com – Sepuluh orang anggota geng motor, Jum`at (13/12) malam, diciduk petugas Polsek Tampan. Ke-10 remaja yang tergabung dalam geng motor Anak Riau Comunity Tunas Karya (ARC-TK) itu kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tampan, karena diduga terlibat dalam aksi penganiayaan dan perampasan sepeda motor di kawasan Main Stadion Utama Riau, Panam.

Ke-10 orang remaja ini berinisial, RI (18), MG (21), MS (18), MF (16), MR (17), NV (15), BS (14), DS (17), GP (15), dan GH (15). Para tersangka ini menjalani pemeriksaan di salah satu ruang pemeriksaan Reskrim Polsek Tampan.

"Bersama mereka, kita juga berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga unit sepeda motor jenis Honda Revo, Suzuki Satria FU dan Yamaha Mio matic yang di duga hasil kejahatan. Tak hanya itu, sebilah pedang samurai juga turut kita amankan," papar Kapolsek Tampan Kompol Suparman melalui Kanit Reskrim Iptu Musa Jedi yang ditemui Riaueditor. com, Senin (16/12) siang diruangannya.

Dari sepuluh orang tersangka itu, dua orang diantaranya, MG dan MS dari hasil penyidikan sementara mereka telah melakukan kejahatan di delapan TKP di Kota Pekanbaru. Modus ke dua pelaku yakni menghentikan sepeda motor korbannya lalu mengatakan jika korban telah menabrak adiknya.

Korban kemudian dibawa ketempat sepi dan diancam dibunuh dengan pedang samurai. Pelaku kemudian merampas sepeda motor dan barang-barang berharga milik korban.

"Kelompok ini termasuk sadis dalam melaksanakan aksinya. Dari laporan beberapa korbannya, mereka juga mengalami luka sabetan senjata tajam serta ada juga yang hingga geger otak ringan," jelas Musa Jedi.

Seorang tersangka yang masih berstatus pelajar kelas 3 di salah satu SMP swasta di Pekanbaru mengatakan jika dirinya hanya ikut-ikutan dan kerap nongkrong bersama gerombolan geng motor ARC-TK ini.

"Saya diamankan disini karena hanya ikut-ikutan saja bang. Saya sangat menyesal melakukan perbuatan ini," ujarnya sambil meneteskan air matanya.(dm)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini