Pengusaha Cangkang Diculik 6 OTK, Satu Diantaranya Oknum TNI

Redaksi Redaksi
Pengusaha Cangkang Diculik 6 OTK, Satu Diantaranya Oknum TNI
ist.net
Pengusaha Cangkang Diculik 6 OTK, Satu Diantaranya Oknum TNI.
PEKANBARU, Riaueditor.com - Seorang pengusaha cangkang sawit, Hendri Sartana (46), warga Jalan Hasanuddin Gang Hasanuddin No 19 Kelurahan Rintis Kecamatan Lima Puluh, menjadi korban penculikan dan oleh enam orang pria tak dikenal yang diduga suruhan dari rekan bisnisnya berinisial Is, Selasa (26/5) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

"Kasus penculikan ini bermula saat Hendri memesan 100 Ton cangkang sawit kepada rekan bisnisnya berinisial IS. Namun setelah cangkang tiba dilokasi yang ditentukan, ternyata hanya 70 Ton cangkang yang dinyatakan layak pakai. Oleh Hendri, kemudian mengembalikan sebanyak 30 Ton yang tak layak kepada IS. Sehingga Is tak terima dan menyuruh orang bayarannya untuk menculik Hendri," terang Wakasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP YE Bambang Dewanto SH, Rabu (27/5).

Dikatakan Bambang, sebelum diculik, sekitar pukul 18.00 WIB, korban mendapat telepon untuk janjian bertemu di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya depan toko handphone Model Lux yang tak jauh dari rumahnya. Setibanya disana korban telah ditunggu dan langsung dianiaya sambil dimasukkan ke dalam mobil mobil Toyota Avanza warna hitam Nopol BM 1285 NX, lalu dibawa pergi.

"Belakangan diketahui korban dibawa pergi ke Simpang Topas, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar," kata Bambang.

Lanjut dikatakannya, karena merasa dirugikan, IS pun kemudian meminta ganti rugi, namun Hendri menolaknya. Hingga akhirnya IS memutuskan mengirim orang berinisial HR, FA, SR, MO S dan Lo untuk menculik Hendri dan membawa kepada Is.

"Jadi korban diduga diculik, dan akan dikembalikan kepada keluarganya, jika pembayaran 30 Ton cangkang sawit yang dikembalikan oleh Hendri sudah dilunasi," beber Bambang Dewanto.

Sementara Dewi Anggraini (45), istri korban baru sadar jika Hendri, suaminya telah menjadi korban penculikan, setelah mendapat informasi dari tetangganya, jika suaminya telah dianiaya oleh 6 orang pria tak dikenal dan selanjutnya suami pelapor dimasukkan ke dalam mobil Toyota Avanza Nopol BM 1285 NX.

Panik mendapatkan laporan tetangganya, korban kemudian mendatangi Mapolresta Pekanbaru untuk membuat laporan polisi.

Mendapatkan laporan dari istri korban, kita langsung melakukan pengejaran. Tiga orang berhasil kita amankan waktu itu juga, diseputaran Jalan M Yamin. Sementara tiga lainnya menyusul beberapa jam setelahnya.

"Seorang pelaku berinisial Lo merupakan oknum TNI dan malam itu juga kita serahkan penyelidikannya ke POM yang bersangkutan. Sementara lima pelaku lainnya telah diamankan guna menjalani pemeriksaan intensif," tukas Bambang, Rabu (27/5).(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini