Kriminalitas di Pekanbaru Kian Memprihatinkan, Pemerintah Diminta Aktifkan CCTV

Redaksi Redaksi

PEKANBARU,riaueditor.com-Kondisi keamanan di Kota Pekanbaru beberapa waktu belakangan kian memprihatinkan. Tindak kriminalitas terus terjadi setiap hari. Pembunuhan, perampokan dan termasuk juga kejahatan penyalahgunaan Narkoba. Untuk antisipasi, pemerintah diminta mengaktifkan CCTV di setiap ruas jalan.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru Dian Sukheri, SIP kepada riaueditor.com menuturkan, Dari dulu dirinya sudah mengajukan program di mana agar diintensifkannya penggunaan CCTV pada titik rawan kejahatan di jalan raya. "Memang sekarang ada beberapa titik CCTV, tapi entah masih hidup entah tidak," ungkap Dian Sukheri SIP.

Menurut politisi PKS ini, keberadaan CCTV sangat membantu untuk mendeteksi keberadaan tindak kejahatan. "Pemerintah diminta memperhatikan hal-hal yang bisa mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan. Selain itu, pelaku usaha yang memiliki toko di pinggir jalan raya juga diminta mengaktifkan CCTV, baik di dalam toko, pelataran parkir, hingga pintu masuk toko. Sehingga, pelaku tindak kejahatan yang memang mengintai pelaku usaha ini bisa diketahui sebelum beraksi," sebut Dian Sukheri.

Pekanbaru, sebut Dian merupakan kota yang sedang berkembang. Pemerintah tidak akan bisa memantau da melarang orang masuk ke Pekanbaru, karena kota ini memang merupakan pusat perdagangan dan jasa.

"Namun yang perlu dilakukan adalah antisipasi terhadap semakin tingginya tingkat kejahatan," paparnya.

Kepada masyarakat Dian Sukheri juga meminta agar meningkatkan kewaspadaan dengan mengaktifkan sistim keamanan lingkungan dan juga melaporkan setiap gerak gerik yang mencurigakan.

"Karena itu tadi, tindak kejahatan di Pekanbaru meningkat seiring semakin ketatnya persaingan. Bukan hanya di jalan raya, di masjid juga rawan kejahatan. Jadi kita minta agar diintensifkan penggunaan CCTV untuk mengetahui pelaku kejahatan ini," imbuhnya.(eza)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini