Kasatpol PP Riau Mengaku Belum Mendapat Informasi Anggotanya Terlibat Perampokan Toko Emas Mulia

Redaksi Redaksi
Kasatpol PP Riau Mengaku Belum Mendapat Informasi Anggotanya Terlibat Perampokan Toko Emas Mulia
dm/riaueditor.com
Perampokan bersenpi yang terjadi di Toko Emas Mulia jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, beberapa waktu lalu.
PEKANBARU, riaueditor.com- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Riau, Noverius mengaku belum mendapat informasi resmi mengenai salah salah seorang anggotanya yang terlibat perampokan toko emas mulia pekan lalu. Sungguhpun begitu, jika terbukti pihaknya akan menindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Informasi pastinya saya belum tahu, tetapi mendengar selentingan saya ada. Dan hingga kini kami terus mencari kebenaran mengenai hal itu," kata Noverius saat dikonfirmasi riaueditor.com melalui telpon selulernya, Jumat (9/5).

Noverius mengakui ada anggota yang dicurigainya, namun pihaknya tidak terus menggali informasi yang pasti mulai dari mencari kebenaran dari pihak kepolisian hingga bertanya kepada keluarga yang di duga itu. Kalau terbukti, lanjutnya, Noverius akan menyerahkan kasus ini ke Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Riau.

"Yang diduga (Lr) ini kan seorang PNS, kalau terbukti nanti akan kita laporkan ke Gubernur Riau melalui BKD Riau dan merekalah yang akan memberikan sanksinya. Begitu juga dengan apakah BKD memberikan bantuan hukum atau bagaimana," ungkap mantan Kabiro Humas Setdaprov Riau itu.

Menurutnya, jika terbukti anggotanya terlibat dalam perampokan tersebut maka pihaknya tidak akan menahan pihak kepolisian untuk menjatuhkan hukuman. Sebab, tak ada satupun warga negara yang kebal hukum, apalagi perbuatan tersebut adalah perbuatan kriminal.

"Kita tidak akan tahan-tahan, apalagi perbuatannya itukan perbuatan kriminal yah. Kita serahkan saja kepada pihak kepolisian nanti," terangnya.

Untuk mengantisipasi terjadi perlakuan kriminal terhadap anggotanya tersebut, Noverius selalu memberikan siraman rohani untuk anggotanya serta mengimbau pegawai di lingkungan Satpol PP tersebut untuk selalu melindungi masyarakat bukan malah berbuat kriminal dan mengganggu masyarakat.

"Kita ada sekitar 700-an anggota, setiap apel saya selalu mengimbau untuk berprilaku yang benar, setiap minggunya selalu ada kegiatan wirid sehingga diharapkan tidak ada lagi prilaku yang menyimpang," tukasnya.

Seperti diketahui, salah seorang dari 7 pelaku pembobolan toko emas Mulya di Jalan Jendral Sudirman berinisial Lr. Lr ditangkap Polresta Pekanbaru dan membeberkan beberapa pelaku lainnya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini