KPK Periksa Imam Nahrawi Atas Temuan Ponsel di Rutan

Redaksi Redaksi
KPK Periksa Imam Nahrawi Atas Temuan Ponsel di Rutan
(CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
KPK menemukan ponsel dalam kondisi mati di sel tersangka Imam Nahrawi saat melakukan sidak.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan gawai atau handphone di sel tersangka Imam Nahrawi dalam sidak yang dilakukan pekan lalu. Sidak ini menindaklanjuti informasi bahwa mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu diduga mengunggah foto di Whatsapp story-nya.

"Hari Jumatnya petugas rutan melakukan sidak ya ke dalam rutan dan kemudian saat itu memang menemukan ada alat bukti elektronik berupa handphone yang sudah mati," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, kepada wartawan di Kantornya, Jakarta, Selasa (10/3) malam.

Ali menyatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Imam terkait temuan ini. Namun, kata dia, Imam kukuh tidak mengakui perbuatannya. Lebih lanjut, KPK juga telah melakukan proses permintaan keterangan dari petugas rumah tahanan Pomdam Jaya Guntur.

Atas dasar itu, terang Ali, KPK menerjunkan tim dari divisi forensik untuk memproses temuan gawai yang telah mati tersebut.

"Namun demikian, dari pihak Karutan sampai saat ini masih bekerja sama dengan divisi forensik di KPK untuk melihat isi HP [Handphone] yang saat ditemukan sudah dalam keadaan mati dan tentu kemudian melakukan pemeriksaan juga kepada terdakwa Imam Nahrawi," pungkasnya.

Ali membantah pihaknya telah kecolongan terhadap terjadinya peristiwa tersebut. Juru bicara berlatar belakang jaksa ini mengklaim ketentuan pengamanan sudah dikerjakan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Itu tentunya di sana apa sudah dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan sesungguhnya, ada SOP, kemudian juga ada berlapis-lapis tempat, baik itu pengunjung maupun terdakwa yang keluar masuk karena berobat dan persidangan," imbuh dia.

(CNNIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini