Gadis Kelas 5 SD Digilir 8 Remaja

Redaksi Redaksi
Gadis Kelas 5 SD Digilir 8 Remaja
ilustrasi
PEKANBARU, Riaueditor.com- Nasib malang menimpa, C (14) warga Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Gadis kelas V SD ini, diperkosa oleh pelaku berinisial, Er Cs disebuah rumah kos-kosan di Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Tragisnya, usai kejadian itu, korban diperkosa oleh sejumlah pria tidak dikenal korban ditinggal begitu saja.

Tidak terima atas perlakuan itu, korban dengan didampingi pihak keluarganya mendatangi Mapolresta Pekanbaru, Senin (20/5) malam, sekitar pukul 00.00 WIB, melaporkan peristiwa tragis yang dialaminya.

Saat ditemui Riaueditor diruang penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru, korban tidak sendirian. Ia didampingi oleh abang dan kakaknya, menceritakan tentang musibah yang dialaminya.

Awal kisah, ketika korban berbelanja ke sebuah warung yang tidak jauh dari rumahnya, Senin (19/5) sore, sekitar pukul 17.00 WIB. Kala itu, korban berjalan kaki bersama seorang temannya. Usai berbelanja, teman korban lebih dulu pulang dan korban akhirnya berjalan sendirian.

Pada saat bersamaan, korban dihampiri oleh seorang pengendara sepeda motor berinisial, Er. Pria itu mengajak korban menuju ke sebuah rumah kosan di Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Pada saat itu, Er tidak sendirian sebab dirumah kosan tersebut ada beberapa pria rekannya yang tidak dikenali korban. Salah seorang pelaku kemudian menyentuh korban dan memperlakukannya dengan tidak wajar.

Korban sempat melakukan perlawanan namun jumlah pelaku yang banyak membuat remaja ini tidak berdaya. Ia disekap dan kemudian diperkosa secara bergantian oleh pelaku.

Menurut pengakuan korban dikepolisian, ia sempat tidak sadarkan diri. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, para pelaku meninggalkan korban begitu saja dikamar kosan pelaku.

Malam harinya, korban kemudian meminta pertolongan salah seorang warga untuk diantarkan pulang. Selanjutnya, korban didampingi pihak keluarganya melaporkan kasus ini ke ranah hukum.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru yang konfirmasi mengenai peristiwa tersebut, membenarkan telah menerima laporannya. "Benar, kita telah menerima laporannya. Saat ini korban masih dimintai keterangannya guna penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap para pelakunya," kata Arief Fajar singkat.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini