Gadis 14 Tahun Nyaris Disodomi Teman Bermainnya

Redaksi Redaksi
Gadis 14 Tahun Nyaris Disodomi Teman Bermainnya
ilustrasi
Gadis 14 Tahun Nyaris Disodomi Teman Bermainnya.
PEKANBARU, Riaueditor.com - Seorang pelajar, sebut saja Bunga (14) di Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, nyaris diperkosa oleh temannya sendiri yang seusia dengannya. Beruntung, Bunga berhasil selamat setelah melempar pelaku menggunakan pasir lalu berteriak dan berlari menyelamatkan diri.

Menurut penuturan korban, peristiwa itu bermula ketika Bunga pamit kepada orang tua untuk bermain kerumah temannya sekolahnya di Jalan Kijang Putih Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Sabtu (23/5).

Setibanya di rumah Mamat (14), bukan nama sebenarnya, korban bertemu Mamat dan bermain seperti layaknya bocah seumurnya. Tiba-tiba, tanpa disadari Bunga, Mamat langsung mendekati Bunga yang sedang bermain dan memaksa Bunga untuk berbaring, Bunga yang tak tau maksud Mamad lalu menurutinya. Kemudian Mamat menekan pundak Bunga, sambil memaksa Bunga agar melepaskan celananya.

Mendapatkan perlakuan itu, Bunga lantas meronta dan mengambil pasir sambil melemparkan ke wajah Mamad. Bukannya takut, Mamat malah semakin beringas dan berusaha mengeluarkan buah zakarnya sambil berusaha memasukkannya ke anus korban, Bunga pun berontak dan berteriak sekuatnya sambil bangkit menyelamatkan diri.

Beruntung, teriakan Bunga didengar oleh warga yang kemudian mendatangi korban. Pelaku yang melihat warga datang panik dan kabur melarikan diri meninggalkan korban. Selanjutnya, oleh warga Bunga lalu dibawa ke Ketua RT setempat dan diteruskan melapor ke Polsek Tapung dengan didampingi keluarganya.

"Ketika digerebek di rumahnya, pelaku nyaris dihakimi warga sekitar. Namun polisi segera tiba di tempat kejadian dan langsung menangkap pelaku. Pelaku pun dibawa dan diamankan ke Polsek tapung," terang Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Minggu (24/5).

Menurut Guntur, saat ini pihak kepolisian Polsek Tapung masih memproses laporan tersebut. Terhadap korban juga telah dilakukan visum dan
sejumlah saksi juga sudah kita mintai keterangannya.

Guntur meminta agar orang tua dan pihak sekolah selalu mengingatkan putra putrinya untuk melakukan pengawasan pada anak-anaknya. Mereka diminta berhati-hati jika berkenalan dengan orang lain.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini