Enam Siswa SMKN 1 Rambah Diduga Terlibat Pencurian 26 Laptop Sekolahnya

Redaksi Redaksi
Enam Siswa SMKN 1 Rambah Diduga Terlibat Pencurian 26 Laptop Sekolahnya
rohulnews
ROHUL, riaueditor.com- Empat dari enam siswa SMKN 1 Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang diduga terlibat dalam kasus pencurian 26 unit Lap Top dari Lab sekolah tersebut berhasil diringkus personel Polsek Rambah, Jumat (21/2/2014) malam.

Ke empatnya siswa itu diciduk dari lokasi berbeda karena diduga ikut melakukan pencurian 26 laptop di Laboratorium sekolahnya pada Minggu (10/2/2014) malam lalu.

Empat siswa SMKN 1 Rambah dari jurusan Teknik Otomotif dan Teknik Audio Video yang kini meringkuk di tahanan Polres Rohul yakni Asm (19), JSS (19), AN (19) dan EA (18).

Sementara, dua siswa SMKN 1 Rambah yang lain dimana identitasnya sudah dikantongi pihak Kepolisian masih buron dan masih dalam pengejaran. Kabarnya, keduanya melarikan diri ke Sumatera Barat dan Bangkinang.

Dalam operasi pada Jumat malam (21/2) tersebut polisi juga mengamankan dua pemuda berusia 18 tahun yang berprofesi sebagai buruh yakni SN dan JH. Keduanya diduga ikut mengantarkan pelaku ke Sumbar, san satu lainnya diduga ikut menjualkan laptop hasil curian.

Kapolres Rohul AKBP H Onny Trimurti Nugroho, melalui Kapolsek Rambah AKP Dasmaliki, 26 laptop yang dicuri oleh enam siswa SMKN 1 Rambah dari Laboratorium sekolah bermerk Lenovo merupakan bantuan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Riau. Laptop masih dalam kondisi baru atau belum diinstall.

"Dari keterangan empat pelajar ini, mereka melakukan pencurian sebanyak empat kali. Setiap pelaku ada yang dua kali dan empat kali ikut melakukan pencurian," jelas AKP Dasmaliki, Sabtu (23/2/2014).

Barang bukti (BB) yang disita Kepolisian sendiri yakni 6 unit laptop Lenovo. Para pelaku dikenai Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dan pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman pejara maksimal 7 tahun.

"Untuk kepastian dua buruh ini (SN dan JH) apakah mereka terlibat atau tidak, masih menunggu dua pelaku yang buron," jelas Dasmaliki.

Seorang tersangka berinisial ASM mengakui perbuatannya direncanakan. Mereka datang ke sekolahnya dan mengambil laptop dengan alasan untuk biaya sekolah. Dia merasa menyesal ikut mencuri di sekolahnya sendiri.

26 laptop baru bantuan Disdik Riau diketahui hilang dari Laboratorium SMKN 1 Rambah sendiri baru diketahui pihak sekolah pada Senin (11/2/2014) pagi. Hari itu juga, pihak sekolah melaporkan kehilangan Laptop bantuan dari Disdik Riau tersebut ke Polsek Rambah.

(RohulNews)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini