Dua Karyawan PT Paramitha Bangun Sarana Tertangkap Tangan Curi Kabel Las dan Gerinda

Redaksi Redaksi
Dua Karyawan PT Paramitha Bangun Sarana Tertangkap Tangan Curi Kabel Las dan Gerinda
riaueditor.com
Kedua tersangka saat diamankan di Mapolsek Sungai Sembilan.

PEKANBARU, riaueditor.com - Dua pelaku pencurian kabel las, circuit breaker dan peralatan gerinda tertangkap tanggan saat akan keluar dari pintu gerbang PT Ivo Mas Tunggal, Sabtu (10/9/2016) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kedua pelaku adalah buruh di PT Paramitha Bangun Sarana (PBS) yang sedang melakukan pekerjaan di PT Ivo Mas Tunggal di Jalan Kelapa, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kodya Dumai.

Hal ini dikatakan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik MM, Minggu (11/9/2016). Menurutnya, pelaku pencurian tertangkap tangan, saat akan keluarg dari gerbang PT Ivo Mas Tunggal, Dumai.

Keduanya tersangka yakni Purnomo (39) dan Budi Candra Setiawan alias Didik (33) yang merupakan wargaJalan Nerbit Besar, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan

"Pelaku merupakan karyawan bagian pengelasan di PT PBS yang sedang melaksanakan pekerjaan di PT Ivo Mas Tunggal," sebut Guntur.

Menurut Guntur, kedua pelaku ditangkap berawal dari laporan pihak PT PBS ke Polsek Sungai Sembilan yang melaporkan bahwa barang-barang milik PT PBS ada yang hilang. Polisi yang mendapat laporan langsung menuju ke tempat kejadian perkara.

Sesampainya di TKP, polisi langsung melakukan penggeledahan ke semua karyawan yang lewat dipintu gerbang utama PT Ivo Mas Tunggal.

Kemudian, saat dilakukan pemeriksaan, polisi mencurigai dua karyawan, salah seorang karyawan kedapatan melilitkan kabel las yang telah dikupas dibadannya dan karyawan yang satunya membawa kotak sepatu yang didalamnya berisikan, 1 unit gerinda ukuran 4 inci, 2 unit circuit braker 200 A, 3 unit circuit breaker 300 A dan 7 keping mata gerinda 4 inci.

"Saat ditanya kepada kedua karyawan tersebut, mereka berkilah dan menjawabnya berbelit-belit. Keduanya langsung digelandang ke Polsek Sungai Sembilang guna dilakukan interogasi dan penyelidikan lebih lanjut," jelas Guntur.

Berdasarkan alat bukti dan hasil pemeriksaan ke dua karyawan mengakui perbuatannya telah mengambil barang-barang tersebut dan rencananya untuk dijual. (dzs)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini