Diduga Akan Mencuri, Pria Tewas Tersengat Listrik Tower 10.000 Volt

Redaksi Redaksi
Diduga Akan Mencuri, Pria Tewas Tersengat Listrik Tower 10.000 Volt
MJ
Syawal tewas tersetrum listrik tower bertegangan 10.000 Volt

SELATPANJANG,riaueditor.com-Warga Selatpanjang dihebohkan dengan penemuan mayat di tower telekomunikasi milik PT. Indosat jalan Yos Sudarso Selatpanjang., Selasa (7/10) sekitar pukul 09.30 WIB tadi. Dugaan sementara korban meregang nyawa akibat tersengat listrik berkekuatan 10.000 Volt.

Budi Santoso (26), salah seorang operator PT. Indosat yang pertama kali menemukan mayat itu mengungkapkan, ia mendatangi instalasi tower telekomunikasi itu setelah mendapat informasi gangguan jaringan telepon seluler. "Ada informasi trouble jaringan dan pagi tadi saya mendatangi tower ini, ternyata ada mayat di sini, maka langsung saya laporkan ke polisi," kata Budi. 

hasil olah TKP yang dilakukan aparat Kepolisian, diduga korban tersengat listrik akibat berusaha memutus sebuah kabel bertegangan tinggi yang ditanamkan di tanah. Tegangan listrik itu menyebar karena kondisi tanah di TKP yang berlumpur dan terendam air. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kepulauan Meranti, AKP Antoni Lumban Gaol, SH, MH yang ditemui di TKP mengatakan, pihaknya menduga korban yang diketahui bernama Sawal (25) ini tewas saat hendak melakukan pencurian dengan terlebih dahulu mencoba memutus instalasi listrik pada tower milik PT Indosat itu. 

"Ada sebuah kabel listrik bertegangan tinggi yang diduga berusaha diputus oleh pelaku. Dari kabel itu menyebabkan pelaku tersengat listrik dan meninggal dunia ditempat," kata Kasat didampingi Camat Tebingtinggi, Asroruddin dan Sekcam Edi M Noor,yang turut hadir di TKP bersama sejumlah tim medis RSUD Selatpanjang.

Di TKP, Sejumlah barang bukti (BB) berhasil diamankan petugas Kepolisian. Antara lain sebuah handphone merek Nokia, kunci sepeda motor merek Suzuki, sebungkus rokok Lucky Strike yang telah dibuka, mancis kriket warna merah, gelang tangan dan sendal jepit warna hitam. "Kami menduga pelaku lebih dari satu orang," kata Kasat. 

Pantauan di lokasi kejadian, ratusan warga memadati jalan Yos Sudarso depan instalasi tower tersebut. Terlihat sejumlah pejabat Kepolisian antara lain Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Antoni Lumban Gaol, SH, MH dan Kapolsek Tebingtinggi, AKP Ade Rukmayadi SH yang turun langsung mengamankan TKP.(mj)

Hasan, warga jalan Handayani Selatpanjang, yang pernah mengerjakan pembangunan instalasi tower telekomunikasi itu, kepada wartawan mengatakan, posisi meninggalnya korban berdekatan dengan kabel listrik bertegangan 10.000 Volt yang dihubungkan ke instalasi pemancar provider IM3. "Tower ini dibangun sejak tahun 2003 lalu. Kalau dilihat dari posisi meninggalnya korban, tepat dekat kabel travo listrik berkekuatan 10.000 Volt yang saya kerjakan tahun 2013 lalu. Disitu juga ada kabel listrik untuk AC dan kabel yang disambungkan ke rumah penjaga tower," ungkapnya.(mj)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini