Dalam Aksinya, Rampok Bagong CS Tembak Sembilan Korbannya dan Satu Dibunuh

Redaksi Redaksi
Dalam Aksinya, Rampok Bagong CS Tembak Sembilan Korbannya dan Satu Dibunuh
dm/riaueditor.com
Dalam Aksinya, Rampok Bagong CS Tembak Sembilan Korbannya dan Satu Dibunuh.
PEKANBARU, Riaueditor.com - Kerja keras yang dilakukan Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Riau usai menangkap empat orang anggota sindikat perampok sadis bersenjata api yang melakukan aksinya di 15 lokasi di wilayah Provinsi Riau, Minggu (24/5) lalu, membuahkan hasil. Setelah dilakukan pengembangan, Tim Jatanras berhasil mengamankan lima pucuk senjata api yang kerap digunakaan para pelaku dalam aksinya.

Kelima pucuk senjata api yang diamankan itu terdiri dari, empat pucuk senjata api jenis FN dan satu pucuk jenis Revolver rakitan. Selain senjata api, polisi juga mengamankan puluhan butir peluru aktif, belasan kartu ATM berbagai Bank, barang elektronik, KTP, dompet, ponsel, STNK dan empat kendaraan roda dua yang digunakan pelaku sewaktu merampok korbannya.

Keempat orang yang berhasil diamankan itu bernama Ahmad Yani alias Endar alias Pak De alias Bagong, Budi Arianto alias Budi alias Anto, Tedi Hariadi alias Edi Kunyuk serta Eka alias Suar.

"Para tersangka tersebut diamankan di dua lokasi terpisah, seorang diringkus saat berada di Kabupaten Asahan Sumatera Utara, dan tiga lainnya di tangkap wilayah Ujung Berung, Kotamadya Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Informasi yang dirangkum Riaueditor, dikepolsian, Senin (01/7), sindikat rampok sadis ini telah beraksi di 15 (TKP) yang ada di Provinsi Riau, diantaranya Kabupaten Rohil sebanyak 7 TKP, yakni di kawasan Ujung Tanjung dan Bagan Batu 2 kasus, Tanah Putih, Simpang Manggala dan simpang Small Holder. Dalam aksinya, kawanan ini berhasil membawa kabur hasil rampokan diperkirakan berjumlah miliaran Rupiah.

Kemudian, kawanan ini juga merampok di daerah Indragir Hulu (Inhu), tepatnya di Jalan Lintas Air Molek dengan uang rampasan senilai Rp 250 juta dan Kabupaten Bengkalis dengan 3 TKP diantaranya di daerah Sebanga Duri Kecamatan Mandau, Jalan Jendral Sudirman, dan Jalan Purnama Duri Kecamatan Mandau.

Lalu di wialayah Kabupaten Pelalawan tepatnya di Jalan Lintas Timur dan Kecamatan Ukui, dan terakhir di Kabupaten Siak yakni dikawasan Jalan Lintas Perawang dan Jalan Sudirman.

Catatan polisi, dalam aksinya, Edi Kunyuk dan tiga orang rekannya tersebut tak segan-segan menghabisi korbannya, dimana keseluruhan korban mengalami luka tembak. Sedangkan seorang korban lainnya, meninggal dunia karena tertembus timah panas mereka. Kawanan ini diketahui sudah merampok sejak tahun 2013 hingga 2015 ini.(dm)


Tag:
Cs

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini