Kasus Apak Rutiang

Bejat, Ayah Kandung Cabuli Bocah yang Masih Balita

Redaksi Redaksi
Bejat, Ayah Kandung Cabuli Bocah yang Masih Balita
net
Illustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Pencabulan terhadap putri kandung, darah dagingnya sendiri kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali ini menimpa, sebut saja NS, seorang bocah yang masih berusia balita warga Jalan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

"Pelaku dengan bejatnya dan tidak bermoral nekat mencabuli putri kandungnya sendiri yang masih berusia lima tahun," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar Satria melalui Kanit PPA Polresta Pekanbaru, Iptu Josina Lambiombir pada Riaueditor, Selasa (07/1) siang.

Peristiwa itu terungkap Senin (06/1) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat DP sedang memandikan NS yang masih berusia 5 tahun. Kemudian, saat buang air kecil, secara tiba-tiba korban merintih kesakitan dan mengatakan kepada DP ibunya bahwa kemaluannya terasa sakit.

Penasaran dengan penuturan buah hatinya itu, sang ibu pun langsung mencecar putrinya agar menceritakan kenapa kemaluannya sakit. Setelah korban menjelaskannya, akhirnya DP langsung kaget dan kecewa.

Bagai disambar petir disiang bolong, sebab kemaluan putrinya sakit akibat ditindih oleh ayah kandungnya sendiri yang tak lain, adalah suaminya.

Tidak terima atas perbuatan bejat yang dilakukan suaminya tersebut, DP lalu mendatangi Mapolresta Pekanbaru dan malaporkan ulah bejat suaminya yang telah sangat tega mencabuli anak kandungnya sendiri.

Kepada penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pekanbaru, DP berharap agar sang suami dihukum dengan hukuman yang seberat-beratnya. Sebab, dia sangat-sangat kecewa terhadap suaminya yang telah tega merusak masa depan anak kandungnya sendiri.

"Saat ini, kasusnya masih kita dalami. Korban juga sudah kita visum dan kita mintai keterangannya. Penyidik masih menunggu hasil visum dan dalam waktu dekat ini, kita akan memanggil terlapor untuk diperiksa," tutur Josina Lambiombir.(dm)

Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini