ABG di Pekanbaru ini Nekat Curi Laptop Demi Biaya Hidup Sehari-hari

Redaksi Redaksi
ABG di Pekanbaru ini Nekat Curi Laptop Demi Biaya Hidup Sehari-hari
riaueditor

PEKANBARU, riaueditor.com - Seorang anak baru gede (ABG) di Kota Pekanbaru terpaksa digelandang aparat Polsek Tenayan Raya lantaran terpergok mencuri sebuah laptop dan cas handphone Sony Experia, Senin (10/8) kemarin.


J alias Janu (16), mengaku mencuri 

untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dikarenakan ia menumpang dirumah orang lain.


"Bapak saya sudah meninggal, ibu kandung kawin lagi. Sudah 3 bulan meninggalkan rumah mencari pekerjaan namun tidak ada kerja," kata Janu sambil memegang jeruji besi ruang tahanan Mapolsek Tenayan Raya. 


Tertangkapnya Janu berawal dari laporan Rahmad Danil (25), seorang guru di Yayasan SD Taruna Islam, Islam Jalan Melur Indah Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. 


Saat itu pada Selasa (4/8), sekitar pukul 16.00 Wib, korban yang terbangun di ruang kelas III A SD Taruna Islam tidak menemukan 1 unit laptop Asus warna putih dan 1 buah cas handphone Sony Experia Z 5 miliknya yang diletakkan dibawah disamping korban tidur. 


Korban kemudian menghubungi Kepala Yayasan untuk meminta rekaman CCTV. Dari hasil rekaman terlihat seorang yang tidak dikenal memakai masker putih, berbaju merah maron dan bercelana pendek kuning masuk kedalam ruangan kelas dan mengambil barang-barang milik korban. 


Selanjutnya, pada Senin (10/8) sore, korban mendapat informasi dari warga bahwa pernah melihat orang yang menggunakan pakaian yang sama di salah satu rumah warga milik keluarga Teddi. Rahmad lalu mendatangi rumah keluarga Teddi, namun pelaku sudah tidak ada dirumah tersebut. 


Berselang tak lama, sekitar pukul 22.00 Wib warga sekitar berhasil mengamankan pelaku di pos ronda yang berada di Jalan Melur Indah. Warga pun menyerahkan pelaku ke Mapolsek Tenayan Raya guna proses hukum selanjutnya. 


Kapolsek Tenayan Raya Kompol H  M Hannafi mengatakan, kepada petugas Janu mangakui jika dirinya telah melakukan pencurian tersebut sendirian.


"Untuk barang bukti dijual Teddi dan Aseng, kemudian pelaku diberikan uang Rp150 ribu saja," kata Hanafi, Kamis (13/8).


Masih kata Hanafi, setelah dilakukan pemeriksaan selain perkara diatas Janu juga mengakui jika dua juga elakukan pencurian berupa tabung gas dirumah Watni di Jalan Slamat.


"Namun di kasus pencurian tabung gas ini, telah diselesaikan secara kekeluargaan, korban sudah memaafkan pelaku," ujar Kapolsek. (R11)


Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini