Menyimak Asal-usul Cengkeh, Tanaman Rempah Purbakala Khas Maluku

Redaksi Redaksi
Menyimak Asal-usul Cengkeh, Tanaman Rempah Purbakala Khas Maluku
(Foto:Momjunction)
Rempah Indonesia cengkeh

CENGKEH merupakan salah satu jenis rempah yang masuk dalam suku Myrtaceae. Selain memiliki aroma yang khas, cengkeh juga dapat diolah menjadi bahan obat-obatan. 

Berdasarkan literatur berbagai sumber, cengkeh merupakan tanaman asli dari kepulauan Maluku yakni, Ternate dan Tidore, yang dulunya dikenal sebagai Spice Islands oleh para penjelajah. Konon katanya, cengkeh diklaim sebagai rempah-rempah purbakala yang telah dikenal dan digunakan ribuan tahun sebelum masehi!  

Pada abad pertengahan sekitar 1.600 Masehi, cengkeh pernah menjadi salah satu rempah yang paling populer dan mahal di Eropa. Bahkan, harganya pun bisa melebihi harga emas. 

Terlepas dari fakta tersebut, asal usul cengkeh di Indonesia kabarnya bermula dari suatu peristiwa yang terjadi pada masa kejayaan Kerajaan Ternate di Maluku Utara dan Kerajaan Kapahaha di Morella, Ambon. 

Pada saat itu, Sultan Ternate mengadakan pertemuan dari seluruh Maluku untuk bergabung dengan Kerajaan Ternate. Salah satu tamu undangan adalah Raja dari Kerajaan Kapahaha. 

Maksud dari pertemuan tersebut adalah Sultan Ternate ingin menjadikan semua wilayah di Maluku berada di bawah kekuasaan Ternate, dan setiap wilayah yang bergabung harus membayar upeti. Semua pemimpin setuju kecuali Raja Kapahaha.  

Sebagai wujud penolakan Raja Kapahaha, ia mengirim upeti kepada Sultan Ternate yang ternyata berisi mayat bayi. Sultan pun memerintahkan pengawalnya untuk menanam (memakamkan) mayat bayi tersebut di depan Keraton. 

Beberapa tahun kemudian terjadi keanehan pada makam tersebut karena pada dua batu nisannya tumbuh dua tanaman yang saat ini dikenal sebagai tanaman cengkeh. Demikian dilansir Okezone dari berbagai sumber.

(ndr/okezone)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini