Tak Cuma Blok Minyak, Pembangkit Rokan pun Jatuh ke RI

Redaksi Redaksi
Tak Cuma Blok Minyak, Pembangkit Rokan pun Jatuh ke RI
Foto: Chevron lanjut pengeboran Blok Rokan, Duri, Riau. Doc Chevron Pacific Indonesia. Ist

JAKARTA - Kontrak bagi hasil produksi minyak dan gas bumi (Production Sharing Contract/ PSC) PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Blok Rokan, Riau akan segera berakhir pada 8 Agustus 2021 mendatang. Setelah itu, akan diambil alih oleh PT Pertamina (Persero) melalui unit usaha PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Blok Rokan bisa dikatakan sudah hampir 100 tahun dikelola oleh perusahaan minyak raksasa asal Amerika Serikat. Pada 9 Agustus 2021 mendatang, untuk kali pertama bakal dikelola langsung oleh Indonesia, tepatnya melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pertamina (Persero).

Dilansir dari CNBC Indonesia, Bila dirunut sejarahnya, awal mula blok minyak Rokan ini memang ditemukan oleh perusahaan minyak raksasa asal Amerika Serikat bernama Standar California (Standard Oil Company of California/ Socal) pada 1924. Lalu, ditemukanlah cadangan minyak pertama kali di Ladang Duri pada 1941, lalu dilanjutkan di Ladang Minas pada 1944. Ini menjadikan Indonesia sebagai penghasil minyak mentah terbesar di Asia Tenggara pada saat itu.

Lalu, pada 1952 produksi minyak pertama tercapai dengan produksi sebesar 15 ribu barel per hari (bph) dari Lapangan Minas. Saat ini sudah dikelola oleh Pasifik Caltex atau Caltex Pacific Oil Company (CPOC). Lalu Caltex berhasil mencatatkan produksi puncak sebesar 1 juta bph minyak pada Mei 1973.

Lalu, pada 2001 Caltex menjadi bagian dari ChevronTexaco Corp dan akhirnya pada 2005 ChevronTexaco Corp pun berubah menjadi Chevron Corporation.

Setelah sekitar 97 tahun, kini Blok Rokan akhirnya beralih ke badan usaha milik Indonesia. Jelang pengalihan operasi Blok Rokan kepada Pertamina, Chevron masih membawa Blok Rokan sebagai blok minyak dengan produksi terbesar kedua di Indonesia, setelah Blok Cepu yang dikelola ExxonMobil Cepu Ltd. Kini produksi minyak di Blok Rokan mencapai rata-rata sekitar 165 ribu barel per hari (bph).


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini