Rupiah Dibuka Terpuruk ke Rp11.700/USD

Redaksi Redaksi
Rupiah Dibuka Terpuruk ke Rp11.700/USD
Ilustrasi Okezone
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah dibuka di bawah apresiasi dolar Amerika Serikat (AS). Menguatnya dolar AS, karena pelemahan euro cukup memberikan dampak pada pergerakan Rupiah. Di sisi lain, investor menanti data neraca perdagangan Indonesia yang diperkirakan kembali mengalami defisit.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Senin (2/6/2014), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF), Rupiah mengawali perdagangan dengan melemah 50 poin menjadi Rp11.725 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak dalam kisaran Rp11.720-Rp11740 per USD.

Nilai tukar euro melemah terhadap sebagian besar mata uang utama, menyusul penurunan terbesar selama empat bulan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Mei. Analis memperkirakan Bank Sentral Eropa akan menjadi yang pertama, di antara Bank Sentral lainnya yang menetapkan suku bunga ke wilayah negatif.

Presiden ECB Mario Draghi diperkirakan akan memangkas suku bunga deposito menjadi minus 0,1 persen dari nol saat ini. Salah satu pejabat ECB mengatakan, Bank Sentral Eropa saat ini tengah membuat proposal untuk operasi refinancing jangka panjang bersyarat.

Euro diperdagangkan pada USD1,3626 per euro dari USD1,3635 per euro pada 30 Mei. Sementara terhadap yen Jepang ditutup di 138,73. Dolar AS sedikit berubah ke 101,82 per yen Jepang dari 101,77 per yen Jepang.

Sebelumnya, Gubernur BI Agus Martowardojo, menjelaskan bahwa ada tekanan terhadap neraca perdagangan terkait persiapan jelang puasa dan Lebaran. Menjelang Lebaran, harga-harga memang diperkirakan akan mengalami lonjakan.


(mrt/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini