Asisten II dan Kadis Koperasi dan UKM Mangkir,

Pertemuan Lanjutan Penyelesaian Masalah Kepengurusan KUD Iyo Basamo Ditunda

Redaksi Redaksi
Pertemuan Lanjutan Penyelesaian Masalah Kepengurusan KUD Iyo Basamo Ditunda
sy/riaueditor.com
Pertemuan Lanjutan Penyelesaian Masalah Kepengurusan KUD Iyo Basamo Ditunda
BANGKINANG, riaueditor.com - Pertemuan lanjutan guna mencari penyelesaian masalah kepengurusan koperasi unit desa (KUD) Iyo Basamo Desa Terantang Kecamatan Tambang yang telah disepakati dilaksanakan di ruang Banggar DPRD Kampar, Selasa (10/5) akhirnya batal atau ditunda.

Penundaan pertemuan tersebut disebabkan Asisten II Setdakab Kampar dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kampar, Heri Afrizon yang diharapkan hadir hingga pukul 11.30 WIB tak kunjung datang. Padahal dalam pertemuan kemarin, Senin (9/5) telah disepakati melakukan pertemuan lanjutan yang dilaksanakan pada Selasa (10/5) pukul 09.00 WIB.

Dari pantauan, pertemuan ini kembali dihadiri ratusan masyarakat Terantang. Tampak diantara masyarakat yang telah hadir Ketua KUD Iyo Basamo hasil rapat anggota 11 April 2016 lalu Hendrizal, Badan Pengawas KUD Iyo Basamo Suyono, tokoh masyarakat Terantang H Sarjanis, Mudahar Datuk Godang, Asril B.

Sementara dari DPRD telah hadir Wakil Ketua DPRD Kampar M Faisal dan sejumlah anggota DPRD Kampar Repol, Syahrul Aidi Maazat dan Suharmi Hasan. Dari pihak pemerintah kabupaten hanya dihadiri Sekretaris Camat Tambang M Salim dan Kasi Pemerintahan.

Setelah beberapa jam menunggu beberapa tokoh dan anggota DPRD Kampar yang telah hadir menggelar musyawarah terbatas di ruang badan musyawarah DPRD Kampar.

Pertemuan singkat ini menyepakati pertemuan lanjutan dengan DPRD Kampar ini ditunda sampai batas waktu yang tak ditentukan.

Mudahar Datuk Godang selaku perwakilan masyarakat dalam arahannya menegaskan meskipun dia dalam kondisi sakit namun ia akan tetap memperjuangkan masyarakatnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kampar M Faisal minta masyarakat bersabar. "Karena masalah administrasi maka kita selesaikan dari bawah. Perlu waktu bersabar menyelesaikan masalah ini," ujar Faisal.

Politisi Gerindra ini juga menegaskan bahwa DPRD tak mencari siapa yang salah tapi ini adalah dalam rangka mencari kebenaran.

"Kami tak ingin ada lagi masyarakat yang ditakuti dan dizalimi. Dengan niat tulus baik bersama semoga perjuangan ini berhasil," beber Faisal.

Kepada sejumlah wartawan usai pertemuan itu M Faisal mengaku tak mendapatkan informasi yang jelas mengenai ketidakhadiran Dinas Koperasi UKM. "Acara ini adalah acaranya Dinas Koperasi. Kami hubungi sekretaris tadi katanya nggak ada disposisi dari Kadis. Harusnya Kadis punya tanggungjawab padahal gawean dia," beber Faisal.

Nada kecewa juga disampaikan Ketua KUD Iyo Basamo Hendrizal. "Pertemuan ini kan melihat sejauh mana legalitas pengurus koperasi. Saya dibilang cacat hukum menjadi pengurus, tapi tolong buktikan," ucap Hendrizal. (sy)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini