Pasar Ramayana di Bangun Hotel Bintang Lima, DPRD: Ini Salahi Aturan

Redaksi Redaksi
Pasar Ramayana di Bangun Hotel Bintang Lima, DPRD: Ini Salahi Aturan
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Ali Suseno Aln
PEKANBARU, riaueditor.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengalihkan pembangunan Pasar Ramayana eks terbakar beberapa waktu lalu dengan hotel bintang lima tampaknya menjadi masalah baru. Belum tuntas alokasi pedagang kini muncul wacana baru pasar dialihkan menjadi hotel.

Kritikan ini muncul dari Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Ali Suseno Aln mengecam niat Pemerintah dengan pembangunan Pasar Sukaramai untuk dijadikan hotel bintang lima.

"Wacana Pemko untuk membangun hotel terkesan hal yang mengada-ada, karena menyalahi aturan dan kesepakatan antara pengelola dengan para Pedagang. Saya kecam wacana ini," tegas Ali Suseno ketika dikonfirmasi dikantornya, Kamis (1/9)

Ali juga mengaku  jika ada isu atau wacana pemerintah untuk membangun hotel memang benar adanya, ini sudah tidak lagi sesuai dengan rencana awal.

"Jika memang wacana tersebut dilanjutkan, jelas kita sayangkan, dan jelas kita sangat tidak setuju," jelas Ali Suseno.

Ali juga mengingatkan kepada Pmerintah agar lebih sedikit memperhatikan nasib pedagang.

"Kita setuju jika banyak investor, dan tak ada niat kita menghalangi untuk berinfestasi ke Pekanbaru, namun tentu ada batas-batasnya. Ini menyangkut kelangsungan hidup ribuan masyarakat pedagang, jadi kita sangat tidak setuju kawasan itu dibangun hotel," bebernya.

Sebelumnya Ketua Tim Kajian Pemanfaatan Barang Milik Daerah Azmi usai rapat bersama SKPD terkait, mengatakan, pihaknya membenarkan adanya rencana pembangunan hotel bintang lima di kawasan Plaza Sukaramai.

Bahkan dalam pertemuan bersama pedagang Pasar Plaza Sukaramai tersebut pada Selasa (30/8) kemarin pihaknya menyebut rencana tersebut masih dalam pembahasan lebih lanjut.

Meski Azmi mengakui, baru mengetahui rencana pembangunan tersebut baru-baru ini. Namun wacana pembangunan tersebut telah lama diajukan oleh pengelola Plaza Sukaramai. "Sebelum-sebelumnya tak ada wacana tersebut," singkat Azmi. (eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini