Konflik Warga Talang Mamak dengan PT Runggu Dikhawatirkan Berakhir Bentrok

Redaksi Redaksi
Konflik Warga Talang Mamak dengan PT Runggu Dikhawatirkan Berakhir Bentrok
ilustrasi
RENGAT, riaueditor.com - Konflik antara warga Talang Mamak Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu dengan PT Runggu terkait tanah ulayat harus segera diselesaikan, karena dikhawatirkan akan berbuntut Panjang.

Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan Inhu Ir H Hendrizal MSi berjanji dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan menghadirkan kedua belah pihak bersengketa.

"Gelar pertemuan antara kedua belah pihak ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat," ujar Hendrizal yang juga Plt Asisten Pemerintahan dan Administrasi Umum Setdakab Inhu.

Terpisah, Aloho dari pihak PT Runggu dikonfirmasi terkait pengelolaan lahan tersebut mengatakan lahan tersebut dikelola dengan pola bapak angkat.

"Pembangunan kebun kelapa sawit juga bekerjasama dengan koperasi di daerah itu," ujarnya singkat.

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Pengurus Daerah (PD) Aliansi Masyarakat Adat Nasional (AMAN) Kabupaten Inhu Abu Sanar mengatakan pihak perusahaan tidak menepati janji untuk bermusyawarah dahulu sebelum lahan adat dikelola sehingga warga sepakat akan menempuh jalur hukum.

"Disisi lain pihak perusahaan menggunakan preman untuk menjemput alat berat perusahaan yang sebelumnya sempat ditahan warga, hal ini dikhawatirkan akan mengakibatkan terjadi bentrok," tukasnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini