Keberadaan Alfamart dan Indomaret Dinilai Menghambat Ekonomi Rakyat

Redaksi Redaksi
Keberadaan Alfamart dan Indomaret Dinilai Menghambat Ekonomi Rakyat
ist.

PEKANBARU, riaueditor.com - Keberadaan Alfamaret dan Indomaret di Kota Pekanbaru kian menjamur. Padahal Pemerinta Kota Pekanbaru hanya mengeluarkan izin untuk Alfamart dan Indomaret masing-masing hanya 150 gerai, namun belakangan kedua ritel ini dikabarkan melampaui ketentuan.

Menanggapi persoalan ini, Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri menegaskan kepada pemerintah setempat tidak mengobral izin untuk ritel modern ini. Menjamurnya gerai tersebut akan menghambat ekonomi rakyat Pekanbaru terutama bagi pedagang tradisional.

"Ini tentunya menimbulkan keresahan, apalagi jika benar izin ritel sudah melewati ketentuan yang dibuat pemerintah Kota Pekanbaru sendiri, dan yang tak kalah penting itu, menjamurnya gerai tersebut dapat menghambat kemajuan ekonomi rakyat. Pedagang tradisional dipastikan kalah bersaing jika dibanding dengan ritel-ritel tersebut, karena modalnya besar dan memiliki sistem manajemen yang pasti," kata Azwendi saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (18/4).

Politisi Demokrat ini menjelaskan pihaknya dari DPRD tidak menghalangi investor, tapi ya harus dipikirkan dampaknya kepada pedagang-pedagang rumahan. Janganlah hanya karena investasi, namun jumlah pengangguran di kota Pekanbaru justru meningkat, apalagi di jaman yang sedang sulit perekonomian seperti sekarang ini.

"Untuk itu, kepada pemerintah disarankan harus melakukan analisa yang selektif terhadap pemberian izin ritel bermodal besar. Semua harus didasarkan pada kebutuhan, misalnya, untuk kota seluas Pekanbaru, apa memang perlu lebih dari satu supermarket di tiap kelurahan," ungkapnya. (Eza)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini