Harga Karet Anjlok Hingga di Bawah Rp5000 per Kilogram

Redaksi Redaksi
Harga Karet Anjlok Hingga di Bawah Rp5000 per Kilogram
foto: Ist
PEKANBARU, riaueditor.com - Hingga pekan terakhir Januari 2016, petani karet di kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) masih mengeluhkan harga karet yang mencapai titik terendah antara Rp 4.800 - Rp 4.900 per kg, jauh dari harga normal sebelumnya di atas Rp 13.000 hingga Rp 15.000 per kilogramnya yang diterima petani dari pabrik atau agen pengumpul.

"Jatuhnya harga karet sudah cukup lama, sebelumnya harga bertahan di kisaran, Rp 7000 - Rp 8.000 per kg nya. Sejak setahun harga merosot tajam hingga dibawah Rp 5.000 per kilogramnya. Ini terjadi sejak terpilihnya Presiden Jokowi," ungkap Sabeni, Warga Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing kepada riaueditor.com di Pekanbaru, Jumat (29/1).

Sama halnya, yang terjadi di Kecamatan Kelayang, Indragiri Hulu, harga getah latek ini juga turun di bawah Rp 5.000. "Jika terus begini, tentunya petani karet tidak melakukan panen atau tidak menjual getahnya kepada para toke karet. Perekonomian masyarakat di Kelayang ini cukup bergantung pada hasil panen getah dan sawit," tegas Bujang

Sepertinya Sabeni, harapan Bujang warga Desa Batu Betanam, Simp Mangga Kelayang, Inhu ini pemerintah mencarikan solusinya agar harga karet kembali normal, harapnya. (dodi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini