China Curi Ikan di Natuna, RI Impor 40% Ikan Beku dari China

Redaksi Redaksi
China Curi Ikan di Natuna, RI Impor 40% Ikan Beku dari China
Foto: Twitter KKP

JAKARTA - Isu dugaan pelanggaran wilayah ZEE perairan Natuna oleh nelayan dan Cost Guard China yang terjadi baru-baru ini tentunya masih terus menghangat, bahkan Presiden Jokowi datang ke Natuna Rabu (8/1). Ironisnya nelayan China yang diduga mencari ikan di wilayah itu ternyata jadi salah satu pemasok utama ikan impor ke Indonesia.

Masalah di perairan Natuna sendiri bermula saat kapal pencari ikan Negeri Tirai Bambu dilaporkan telah masuk ke Perairan Natuna dan melakukan pencurian ikan.

Kapal tersebut, bahkan dikawal langsung oleh kapal Coast Guard China yang juga masuk ke Perairan Natuna, tepatnya di zona ekonomi ekslusif Indonesia (ZEE), bukan laut teritorial Indonesia. Di mana zona tersebut dapat dilintasi dengan bebas.

"Yang ada [kapal asing] hanya masuk ke zona ekonomi eksklusif. Itu lewat semua kapal bisa," ucap Jokowi. (Update/8/1/20)

Data Trademap menunjukkan bahwa impor berbagai macam jenis komoditas perikanan RI dari China nilainya mencapai US$ 71,6 juta atau setara dengan Rp 1 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.000/US$. Jumlah tersebut setara dengan 25% dari total nilai impor sektor perikanan RI 2018 yang mencapai US$ 290,8 juta (Rp 4,07 triliun).

BACA SELENGKAPNYA....


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini